DPRD Kota Malang Sebut Gaung Porprov IX Jatim Masih Minim

Anggota Komisi D DPRD Kota Malang, saat melakukan tinjauan venue di Stadion Gajayana (blok-a.com / Yogga Ardiawan)
Anggota Komisi D DPRD Kota Malang, saat melakukan tinjauan venue di Stadion Gajayana (blok-a.com / Yogga Ardiawan)

Kota Malang, blok-a.com – DPRD Kota Malang mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Malang untuk menggaungkan sosialisasi ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur (Jatim). Diketahui, Kota Malang ditunjuk sebagai salah satu tuan rumah ajang bergengsi di Jawa Timur ini bersama Kabupaten Malang dan Kota Batu.

Wakil Ketua Komisi D DPRD Kota Malang, Suryadi mengatakan gaung penyelenggaraan event olahraga akbar ini dinilai masih minim di tengah masyarakat. Ia pun mendorong Pemkot Malang melalui Disporapar untuk lebih masif melakukan sosialisasi sehingga lebih diperhatikan oleh masyarakat.

“Sosialisasi harus digaungkan secara masif. Karena rupanya masyarakat Kota Malang masih belum banyak yang tau soal Porprov Jatim. Ini yang tau hanya di tataran cabor saja,” ujar Suryadi.

Ia menilai, kurangnya informasi ini menjadi perhatian serius Komisi D, mengingat Porprov merupakan event besar yang tidak hanya berdampak di bidang olahraga, tetapi juga mampu menggerakkan sektor ekonomi masyarakat.

“Jadi rekomendasi kami, Porprov di Kota Malang ini perlu digaungkan supaya seluruh komponen masyarakat, termasuk pelaku UMKM tau,” tambahnya.

Menurutnya, Kota Malang seharusnya tidak hanya menjadi tuan rumah pelaksanaan, tetapi juga bisa memperoleh dampak positif dari sisi ekonomi dan promosi daerah.

“Kami ingin Kota Malang tak sekedar menjadi tuan rumah, tapi juga bisa berdampak pada ekonomi masyarakat,” tegasnya.

Suryadi juga mengkritisi kurangnya visualisasi Porprov Jatim dalam ruang-ruang publik. Ia berharap promosi tidak hanya berhenti pada launching maskot, melainkan diterapkan di berbagai sektor seperti perhotelan, transportasi umum, hingga produk-produk UMKM.

“Kami melihat sudah banyak yang booking hotel untuk Porprov, tapi tak ada logo atau maskot sama sekali di perhotelan,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Disporapar Kota Malang, Baihaqi menilai apa yang menjadi saran dan masukan dari DPRD Kota Malang merupakan bentuk dari sinergi dan kolaborasi yang baik demi kesuksesan ajang Porprov IX Jatim ini. Ia menegaskan akan segera menindaklanjuti saran dan masukan tersebut demi suksesnya ajang bergengsi di Jawa Timur ini.

“Saran dan masukan menjadi perhatian kami, termasuk pemberdayaan UMKM. Contoh mengenai UMKM akan kami koordinasikan dengan Diskopindag,” katanya. (yog)

Exit mobile version