Donasi Sekitar Rp 1,4 Miliar Dikumpulkan TGA, Ini Sasaran Penerimanya & Sudah Tersalurkan

Tragedi Kelam Kanjuruhan Otopsi Korban Tim Gabungan Aremania
Markas Tim Gabungan Aremania di Kota Malang, Kamis (13/10/2022) (blok-A/Defrico Alfan)

Kota Malang, blok-A.com – Tim Gabungan Aremania, berhasil mengumpulkan uang donasi dari berbagai pihak, dengan nilai yang tidak sedikit, Kamis (03/11/2022).

Total donasi yang dikumpulkan oleh Tim Gabungan Aremania (TGA), mencapai Rp 1,4 Milliar. Hal itu dibenarkan langsung oleh perwakilan TGA, Andi Koreng.

“Kita sudah mengumpulkan donasi mencapai 1.4 Milliar, yang mana sudah disalurkan ke korban Kanjuruhan,” ungkapnya.

“Insyaallah kita amanah, karena jumlah nya juga tidak sedikit, saya yang diberi tanggung jawab,” tambahnya.

Dalam donasi yang dikumpulkan oleh TGA, terdapat dua akad yang berbeda. Akad operasional dan akad korban. Andi Koreng mengatakan jika penyaluran donasi tersebut, untuk keluarga korban, ataupun teman-teman Aremania yang terluka.

“Akadnya ada dua, operasional dan korban. Jika memang orang yang menyumbang untuk korban, kita akan kasih ke keluarga korban. Jika memang operasional, pastinya untuk kebutuhan TGA sendiri,” tutur Andi.

Pihak TGA masih belum membeberkan siapa saja pihak-pihak yang berdonasi untuk Tragedi Kanjuruhan. Yang jelas, dana tersebut disalurkan pastinya ke korban Kanjuruhan.

“Untuk siapa saja yang berdonasi, nanti kita sampaikan,” kata Andi.

Terpisah, Koordinator Pendaatan Korban TGA, Dadang juga mengonfirmasi bahwa benar adanya, TGA sudah menyalurkan dana sebesar Rp 1,4 Milliar ke korban-korban Kanjuruhan.

“Iya benar, kami salurkan ke 137 korban meninggal dunia, dan dua korban yang terjadi laka saat berangkat atau pulang dari Stadion Kanjuruhan,” ucap Dadang.

“Untuk korban meninggal dunia, Rp 10 Juta/korban, untuk teman-teman yang luka, sekitar Rp 1-2 Juta, tergantung lukanya,” ungkap Dadang.

Dadang bersama Tim Gabungan Aremania, telah menyalurkan uang donasi sebesar Rp 1,4 Milliar, ke korban-korban Kanjuruhan, yang sudah dimulai sejak 20 hari yang lalu.
(rco)

Exit mobile version