Dokter AY Penuhi Panggilan Polisi Akhirnya, Ditanya Soal Dugaan Pelecehan ke Pasiennya

Dokter AY, kemeja merah saat mendatangi Mapolresta Malang Kota untuk penyelidikan lebih lanjut terkait kasus dugaan pelecehan seksual terhadap pasien (blok-a.com / Yogga Ardiawan)
Dokter AY, kemeja merah saat mendatangi Mapolresta Malang Kota untuk penyelidikan lebih lanjut terkait kasus dugaan pelecehan seksual terhadap pasien (blok-a.com / Yogga Ardiawan)

Kota Malang, blok-a.comDokter AY, terlapor dugaan pelecehan pasien di RS Persada Hospital akhirnya memenuhi panggilan penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Malang Kota pada Kamis (22/5/2025) setelah sempat ditunggu berjam-jam.

Dokter AY tiba di Mapolresta Malang Kota sekitar pukul 16.16, terlambat lebih dari enam jam dari jadwal pemanggilan semula pada pukul 10.00. Dengan didampingi pengacaranya, AY yang mengenakan kemeja merah, masker, topi hitam, dan kacamata memilih bungkam dan langsung memasuki ruang Unit PPA.

“Iya benar, yang bersangkutan yaitu terlapor (dokter AY) telah datang memenuhi panggilan penyidik. Untuk selanjutnya, yang bersangkutan menjalani pemeriksaan lanjutan terkait kejadian dugaan pelecehan,” ujar Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, Kompol Muhammad Soleh.

Ia menambahkan, pemeriksaan lanjutan terhadap AY penting dilakukan untuk memperjelas dugaan kasus yang menyeret nama mantan dokter di Persada Hospital tersebut.

“Pemeriksaan lanjutan ini dilakukan untuk menguatkan terkait dugaan pelecehan yang dilakukan oleh yang bersangkutan. Memang pada waktu pemeriksaan awal, ia dipanggil dan dimintai keterangan, tetapi saat itu ranahnya masih penyelidikan dan belum ke ranah penyidikan,” jelasnya.

Sementara itu, kuasa hukum AY, Alwi Alu, saat dikonfirmasi menyatakan akan memberikan informasi lanjutan setelah berdiskusi dengan rekan sesama kuasa hukum.

“Nanti saya update lagi ya. Karena soalnya dari kemarin, rekanku yang giat mengikuti,” ujarnya singkat.

Sebelumnya, kasus dugaan pelecehan ini mencuat setelah viral di media sosial. Seorang pasien asal Bandung berinisial QAR (31) mengunggah pengakuan bahwa dirinya dilecehkan oleh dokter AY saat dirawat inap di kamar VIP Persada Hospital Malang pada 27 September 2022.

Dalam unggahan tersebut, QAR mengaku diminta membuka baju dengan alasan pemeriksaan menggunakan stetoskop, yang kemudian berlanjut dengan permintaan membuka bra. AY lalu diduga menyentuh area payudara QAR dan mengarahkan kamera ponselnya ke dada korban.

Kasus serupa juga dialami korban lain, A (30), warga Kota Malang, yang menyebut pernah mengalami tindakan serupa saat menjalani pemeriksaan di ruang IGD Persada Hospital pada tahun 2023. Kedua korban telah melaporkan kejadian tersebut ke Unit PPA Satreskrim Polresta Malang Kota. (yog)

Exit mobile version