Kota Malang, blok-a.com – Maraknya peredaran beras oplosan di Kota Malang, baik di pasar tradisional maupun modern, menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Malang. Menanggapi hal tersebut, Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang mengimbau masyarakat untuk teliti sebelum membeli.
Kepala Diskopindag Kota Malang, Eko Sri Yuliadi tak menampik bahwa indikasi penemuan beras oplosan di Kota Malang sudah ada. Ia menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat dalam melakukan pembelian.
“Masyarakat harus lebih cermat untuk mengecek beras, terutama jenis premium,” ujar Eko, Kamis (31/7/2025).
Ekoa juga memastikan bahwa pihaknya segera melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar. Hal itu sebagai upaya dari Pemkot Malang untuk memberi perlindungan hak konsumen.
“Untuk harinya tentatif, tapi akan kami segerakan. Kami akan cek beberapa pasar dan melibatkan aparat untuk mendampingi operasi,” ujar Eko, Rabu (30/7/2025).
Selain itu, langkah tersebut juga upaya untuk mencegah pendistribusian beras oplosan semakin diperketat. Sehingga, kasus beras oplosan tidak menimbulkan keresahan bagi masyarakat.
“Salah satu langkah kami agar tidak meresahkan masyarakat adalah dengan melakukan pengecekan secara langsung,” ucapnya.
Di sisi lain, Eko mengingatkan para pedagang untuk memastikan keaslian produk sebelum membeli, terutama untuk jenis beras premium. Langkah ini dinilai Eko efektif untuk memberi pelayanan maksimal bagi masyarakat dalam hal kebutuhan pokok.
“Nanti pembeli kalau mau beli beras premium berhak melakukan pengukuran secara langsung. Cek kepada tokonya benar atau tidak ini premium akan kelihatan,” tutupnya. (yog)




