Diduga Kecanduan Miras, Abang Becak Asal Genteng Kulon Tewas Dipinggir Jalan

Banyuwangi Blok-a.com – Katiyo (48) warga Dusun Sawahan, RT 11 RW 04, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng ditemukan tewas di pinggir jalan raya, Rabu (22/6)2022) siang.

Diduga meninggal dunianya korban, diakibatkan terlalu berlebihan menenggak minuman keras (Miras).

Kapolsek Genteng, Kompol Sudarmaji membenarkan adanya tukang becak meninggal dunia dipinggir jalan.

Menurutnya, saat itu pihaknya menerima laporan dari dua orang saksi, yakni Putri Sopiawa (20) warga Dusun Resomulyo  RT 09 RW 03 Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, dan Ahmad Rio Ramadani (22) warga Dusun Jenisari RT 02/RW 04, Desa Genteng Kulon,  Kecamatan Genteng, terkait kejadian tersebut.

Korban ketika dibawa ke RSUD Genteng untuk dilakukan visum. (Foto : istimewa)

“Dari laporan itu, saya bersama beberapa anggota mendatangi tempat kejadian guna olah tempat kejadian perkara (TKP),” kata Sudarmaji.

Sebelum ditemukan tewas dipinggir jalan, sekitar pukul 14.30 siang, korban sempat cuci muka di kamar mandi musholla Ar-Rahman, Dusun Kopen.

“Menurut keterangan saksi, sebelum ditemukan meninggal dunia, korban sempat cuci muka di mushola Ar Rahman. Setelah keluar dari kamar mandi, korban batuk-batuk kemudian muntah darah,” terang Kompol Sudarmaji.

“Setelah muntah darah, korban lari menuju becaknya, dan duduk di jok becaknya,” tambahnya.

Korban ketika terjatuh dari becak miliknya. (foto : istimewa)

Lanjut Sudarmaji, karena kondisi kesehatan korban tidak memungkinkan, korban jatuh tengkurap, dan tidak sadarkan diri.

“Melihat kejadian tersebut, saksi langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Genteng,” paparnya.

Lebih lanjut Kapolsek Genteng menjelaskan, setelah pihaknya datang ke TKP langsung membawa korban ke RSUD Genteng untuk dilakukan visum.

“Hasil pemeriksaan medis, korban mengalami luka luar di bagian pelipis sebelah kanan, bibir atas diduga karena terjatuh,” ungkapnya.

Disamping itu sambungnya, korban juga mengalami luka lambung.

“Luka lambung itu akibat kebiasaan minum-minuman keras,” tandasnya.

“Hasil pemeriksaan medis ini juga diperkuat oleh keterangan keluarga, jika korban memiliki riwayat penyakit dalam, dan batuk darah.

“Keluarga korban membenarkan kalau korban suka nenggak miras,” tandasnya.

Kapolsek Genteng menambahkan, korban selama ini tinggal di tempat kos, milik Suroso, Dusun Sawahan, Desa Genteng Kulon.

“Keluarga korban menolak untuk dilakukan outopsi dengan membuat surat pernyataan,” pungkasnya. (Kuryanto)

Exit mobile version