Deretan Debat Pilkada 2024 yang Jadi Sorotan Publik

Cawabup Bojonegoro nomor urut 1, Farida Hidayati dalam debat publik perdana Pilkada Bojonegoro 2024. (YouTube KPU Bojonegoro)
Cawabup Bojonegoro nomor urut 1, Farida Hidayati dalam debat publik perdana Pilkada Bojonegoro 2024. (YouTube KPU Bojonegoro)

Blok-a.com Pilkada 2024 semakin memanas dengan berbagai momen debat yang penuh kontroversi dan memicu pro-kontra di kalangan masyarakat.

Debat-debat ini menjadi panggung bagi para calon kepala daerah untuk menampilkan visi, misi, serta program yang mereka tawarkan, namun tidak jarang juga terjadi peristiwa yang menarik perhatian, bahkan menjadi viral di media sosial.

Berikut deretan debat Pilkada 2024 yang sempat viral dan menjadi sorotan publik.

Debat Cabup-Cawabup Bojonegoro

Debat calon Bupati (cabup) dan Wakil Bupati (cawabup) Bojonegoro pada Pilkada 2024 menjadi sorotan karena sempat terjadi kericuhan yang menyebabkan debat dihentikan sementara.

Dalam Pilbup Bojonegoro 2024, ada dua pasangan calon yang bersaing, yaitu paslon nomor 1, Teguh Haryono-Farida Hidayati, dan paslon nomor 2, Setyo Wahono-Nurul Azizah.

Saat sesi penyampaian visi-misi, Farida Hidayati, cawabup nomor 1, mengutip keputusan KPU yang, menurutnya, mewajibkan debat diikuti cabup dan cawabup. Ia kemudian memanggil pasangannya, Teguh Haryono, meski aturan hanya memperbolehkan cawabup.

Teguh tetap naik ke panggung dan mulai berpidato, meskipun beberapa kali diinterupsi oleh moderator yang menegaskan bahwa debat ini hanya untuk cawabup. Ketegangan meningkat ketika pendukung paslon nomor 2 merasa tindakan paslon nomor 1 tidak adil dan melanggar aturan.

KPU Bojonegoro awalnya memberikan skorsing 10 menit untuk meredakan situasi. Namun, upaya mediasi tetap gagal, sehingga debat terpaksa dihentikan.

Debat Cabup Nganjuk

Selanjutnya, debat Pilkada 2024 yang menjadi sorotan publik adalah debat cabup Nganjuk. Dalam debat yang berlangsung pada Kamis (16/10/2024), cabup Nganjuk nomor urut 2, Ita Triwibawati, mengusulkan inovasi mengubah bawang merah menjadi bawang goreng dan padi menjadi beras.

Usulan tersebut lantas menuai kritik dari warganet dan dianggap dangkal karena sudah umum diketahui masyarakat.

“Saya akan membuat produk baru, seperti brambang (bawang merah) kita buat brambang goreng dan sebagainya. Kemudian beras akan kita buat menjadi… padi menjadi beras. Saya kira itu,” ujar Ita dalam potongan video yang beredar.

Selain itu, dalam debat yang diunggah di akun TikTok @mas_jb.01, Ita mendapat pertanyaan dari cabup nomor urut 3, tentang rencana kontribusi untuk peningkatan lapangan kerja dan ekonomi di Nganjuk.

Namun, jawaban Ita kembali dipertanyakan publik ketika ia menyatakan akan mengambil gaji pekerja perusahaan untuk dimasukkan ke Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Baik saya jawab, bahwa kontribusi yang nantinya bisa diberikan dari hasil tenaga kerja yang bekerja di perusahaan itu, yang nantinya bisa dimasukkan ke pendapatan daerah,” ungkap Ita. 

Debat Cabup-Cawabup Tangerang

Debat cabup – cawabup Tangerang juga mencari debat Pilkada 2024 yang banyak diperbincangkan publik pasalnya cawabup nomor urut 1, Irvansyah Asmat, menjanjikan akan meningkatkan ‘inflasi’.

Hal ini berawal ketika cabup nomor urut 2, Maesyal Rasyid, bertanya terkait upaya untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan Indeks Kemandirian Fiskal (IKF) Kabupaten Tangerang yang kini masih di angka 0,5.

Pertanyaan tersebut kemudian dijawab oleh paslon Mad Romli – Irvansyah Asmat. Namun, jawaban cawabup Irvansyah justru menarik perhatian publik, lantaran ia menyebut ingin menaikkan inflasi di Kabupaten Tangerang.

Inflasi sendiri merupakan kenaikan harga barang dan jasa secara umum dan terus menerus dalam jangka waktu tertentu.

“Baik, jadi untuk meningkatkan inflasi kita akan menggerakan ekonomi mikro di tingkat RT, di mana kita akan memberikan program modal usaha tanpa agunan kepada masyarakat tingkat bawah,” kata Cawabup Irvansyah menjawab pertanyaan Maesyal.

“Kami yakin dengan digerakannya ekonomi mikro dan makro, inflasi akan terus meningkat, demikian terima kasih,” sambungnya. (hen)

Exit mobile version