Demo Tolak Omnibus Law di Malang Ricuh! Ini Video Mahasiswa Lempar Botol hingga Flare

Suasana Kawasan Gedung Dprd
Suasana Kawasan Gedung DPRD Kota Malang - Foto: Elfran Vido

BLOK-A – Demo mahasiswa tolak omnibus law hari ini (8/10) di Malang berlangsung menegangkan. Polisi dan mahasiswa sempat terlibat aksi dorong. Sampai-sampai, mahasiswa masuk ke halaman Gedung DPRD Kota Malang dan mengamuk.

Beberapa bahkan sudah ada yang melempar botol aqua ke arah Gedung DPRD Kota Malang. Termasuk petasan, dan flare. Batu juga dilempar ke arah gedung DPRD Kota Malang.

Ribuan aparat pun siaga mengamankan demo Omnibus Law di Kota Malang. Untuk antisipasi mencegah kerusuhan demo dari berbagai aliansi mahasiswa dan buruh di Kota Malang hari ini, barracuda dan water cannon disiapkan.

Tak berselang lama, kericuhan pun berakhir. Polisi memadamkan api yang dibuat demonstran dengan water canon. Para demonstran pun bercerai-berai. Aksi protes kemudian dilanjutkan dengan orasi yang dipimpin salah satu perwakilan demonstran.

Mahasiswa Menyerang Gedung Dprd Kota Malang
Mahasiswa Menyerang Gedung DPRD Kota Malang

Kasatlantas Polresta Malang Kota, AKP Ramadhan Nasution membeberkan, jumlah massa yang melakukan aksi demo Omnibus Law sebanyak 900 orang. Untuk mengantisipasi dan menjalankan keamanan setidaknya telah dikerahkan sebanyak 1.200 personil kepolisian.

“Jumlah masa yang hadir kurang lebih sekitar 900 orang. Secara umum dari Polresta Kota dan BKO ada 1200 an personil yang diturunkan,” papar Rama.

Exit mobile version