Creative Book Fair Hadir di MCC, Hadirkan Ratusan Buku dengan Diskon 90 Persen

Creative Fair Book salah satu acara Pra Grand Launching MCC Kota Malang, Kamis (2/3/2023) (blok-a/bob)
Creative Fair Book salah satu acara Pra Grand Launching MCC Kota Malang, Kamis (2/3/2023) (blok-a/bob)

Kota Malang, blok-a.com – Pra Grand Launching Malang Creative Center (MCC) menghadirkan sejumlah kegiatan menarik.

Kegiatan itu nampak dari banyaknya stand buku hingga perusahaan arsitek di gedung megah di Kota Malang itu.

Kegiatan Pra Grand Launching ini merupakan Kolaborasi dari Pemerintah Kota Malang, Komite Ekonomi Kreatif Kota Malang, Malang Creative Center, Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI), Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) dan Academic Assosiation of Creative Economic (AACE).

Ketua DPC Ikapi kota Malang, Gedeon Soerja Ardi mengatakan jika kegiatan kali ini bertujuan untuk menyatukan para penerbit yang ada di Malang Raya, karena banyak masyarakat di Malang belum mengetahui keberadaan penerbit-penerbit itu.

Setidaknya dalam gelaran Malang ekonomi kreatif ini diikuti oleh 27 penerbit Malang atau yang penerbit-penerbit dengan nama besar yang punya cabang di Malang.

“Ya tujuannya, menyatukan ekosistem penerbit, didalamnya ada penulis buku penerbit percetakan terus perpustakaan kita kumpulkan di sini terutama yang lokal Kota Malang atau yang penerbit besar yang punya cabang di kota Malang ini ada totalnya ada 27 peserta, “ungkap Gedeon sapaan akrabnya, Kamis (2/3/23).

Banyak diskon yang diberikan oleh para penerbit di setiap stand dalam Kegiatan Creative Book Fair 2023 di MCC kali ini.

“Setiap penerbit disini memberikan diskon hingga 90 persen dari harga normal,” tambah Gedeon.

Selain book fair, dalam event bertajuk Creative Destination and Creative book fair ini ada kegiatan lain yang juga digelar, diantaranya workshop bagi siswa-siswi SMK di kota Malang.

Dalam sehari setidaknya ada 6 kegiatan menarik yang dilaksanakan, sebagai bagian untuk menarik minat masyarakat akan literasi.

“Sehari kita ada 6 kegiatan tiap hari dari tanggal 2 Maret sampai tanggal 6 Maret nanti di ruang kelas ini, sama di NBS book store latihan menulis untuk dosen kemudian malamnya nanti ada acara pak Wali jagong bareng dengan penerbit, “beber owner MNC publishing ini.

Di event kreatif ini, Ikapi juga menghadirkan dua platform pengelola E-library yang cukup ternama yakni Kubuku dan aksaramaya. Hal itu dinilai oleh Gedeon Soerja bisa sebagai jembatan kepada para penerbit yang belum ikut serta memasukkan bukunya dalam platform digital.

“Kita juga menghadirkan dua platform besar E-library, yakni kubuku dan aksaramaya, “

“Kita juga menjembatani penerbit-penerbit untuk bertemu dengan pemilik aplikasi sehingga nantinya bisa membantu agar buku buku yang sudah dicetak bisa dimasukkan platform digital, ” kata pria yang jago main gitar bass ini.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan arsip daerah kota Malang, Yayuk Hermiati mengatakan jika kegiatan creative book fair tahun ini sangat membantu pihaknya juga masyarakat Malang yang dinilai masih kurang minat bacanya.

“Dengan adanya acara creative bookfair ini amat sangat mendukung kegiatan kami di dinas perpus dan arsip kota malang, meski kami sudah cukup banyak diminati, cukup banyak masyarakat yang kurang minat baca tapi dengan adanya acara ini, banyak penerbit penerbit yang ikut hadir dan juga banyak siswa siswi yang juga sebagai penulis dan sudah mempunyai buku hasil karyanya, ini sangat menggugah masyarakat,” ungkap Yayuk ditemui disela-sela acara Pra Grand Launching MCC.

Untuk di stand milik Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Malang sendiri, menampilkan beragam koleksi buku yang sudah masuk dalam E-library atau platform digital.

“Kalau di stand kami, kami menghadirkan buku buku koleksi kami yang sudah digital dan bisa dinikmati masyarakat yakni malang chilin, ” tandas Yayuk.(bob)

Exit mobile version