KOTA MALANG – Crazy Rich asal Malang, Gilang Widya Pramana tidak hadir di pencanangan vaksin Covid-19 di Kota Malang, Kamis (11/2).
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, Sri Winarni membenaran bahwa Gilang berhalangan hadir di vaksin kedua ini.
“Iya benar yang bersangkutan tidak hadir dan bilang masih di Jakarta,” kata Sri seusai pencanangan vaksin Covid-19 kedua di Ruang Sidang Balai Kota Malang, Kamis (11/2).
Untuk itu, Sri mengatakan, Gilang akan divaksin kedua pada hari berbeda. Dan vaksin Covid-19 kedua Gilang akan dilakukan di salah satu fasilitas kesehatan di Kota Malang.
“Ya nanti besok atau beberapa hari mendatang akan divaksin di Faskes. Ya nanti faskesnya yang berada di Kota Malang,” tutur ia.
Sri pun tidak mempermasalahkan jika Gilang tidak divaksin 14 hari paska vaksin Covid-19 pertama. “Kan maksimal 28 hari. Jadi tidak papa kalau tidak 14 hari,” tutup ia.
Sebagai informasi, sebelumnya Gilang melakukan vaksinasi Covid-19 pertama Kamis (28/1). Setelah divaksin, Gilang merasa pegal-pegal saja dan ia mengajak warga Kota Malang tidak perlu risau dan takut untuk divaksin karena keamanannya dan kehalalannya terjamin.
Sementara itu, vaksin Covid-19 pertama tujuannya untuk memicu respons kekebalan awal. Sedangkan dosis kedua (booster) untuk menguatkan respons imun yang telah terbentuk sebelumnya. Antibodi akan optimal setelah 14-28 hari dari suntikan kedua dilakukan.




