Jember, Blok-a.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Jember resmi memberlakukan Sistem Satu Arah (SSA) di kawasan kampus dan Segitiga Emas, Jember, mulai Jumat (13/3/2026) hingga Jumat (19/3/2026). Kebijakan ini diambil untuk mengurai kemacetan saat jam sibuk berburu takjil menjelang waktu berbuka puasa.
Kepala Dishub Jember, Gatot Triyono, mengatakan volume kendaraan selama Ramadan tahun ini mengalami lonjakan signifikan. Sementara pihaknya telah menempatkan petugas pengatur lalu lintas, yang ternyata dinilai belum cukup efektif mengatasi kepadatan kendaraan.
“Intensitas kendaraan saat Ramadan ini luar biasa. Kami merasa penempatan personel saja belum cukup optimal, jadi butuh rekayasa SSA supaya lalu lintas lebih lancar dan masyarakat tidak terjebak macet terlalu lama,” ujar Gatot kepada Blok-a.com, Kamis (12/3/2026).
Dishub Jember menetapkan sejumlah ketentuan pelaksanaan SSA sebagai berikut:
- Waktu pelaksanaan: Pukul 15.30-18.00 WIB setiap hari
- Lokasi: Kawasan kampus dan sekitar Segitiga Emas Jember
- Petugas: Sebanyak 36 personel gabungan dari Dishub Jember dan Kepolisian Lalu Lintas (Polantas)
- Durasi: 13-19 Maret 2026
Selain mengatur arus lalu lintas, petugas gabungan juga melakukan penertiban kendaraan yang parkir sembarangan. Gatot menghimbau masyarakat agar memarkir kendaraan di tempat yang telah disediakan untuk menghindari penyempitan badan jalan.
Dishub Jember telah melakukan sosialisasi kebijakan ini sejak Rabu (11/3/2026) melalui media sosial dan jaringan RT/RW setempat. Masyarakat diimbau untuk mematuhi aturan lalu lintas dan mengikuti arahan petugas di lapangan.
“Kami berharap kerja sama masyarakat agar tidak memarkir kendaraan sembarangan dan mengikuti petunjuk petugas. Ini demi kelancaran bersama,” tambah Gatot.
Dengan penerapan SSA ini, Pemkab Jember berharap masyarakat dapat tiba di rumah tepat waktu untuk berbuka puasa bersama keluarga tanpa terjebak kemacetan. (rio/ova)




