Cacing Merah Ditemukan Pada Babat Sapi, Apakah Masih Aman Dikonsumsi ?

blok-A.com – Dunia maya dihebohkan oleh sebuah video yang menunjukan babat sapi dikerubungi oleh cacing merah yang sangat banyak. Video tersebut langsung viral dan membuat warganet bergidik ngeri dengan melihatnya saja.

Diduga cacing yang menempel pada babat sapi itu merupakan Paramphistomum. Lalu, apa itu Paramphistomum? Untuk mengetahuinya simak penjelasan berikut ini, yuk!

Paramphistomum adalah genus cacing pipih parasit yang tergolong dalam suku Digenea dalam Trematoda. Di antara anggotanya adalah cacing-cacing yang menjadi parasit dalam hewan ternak memamah biak, serta beberapa mamalia liar.

Cacing Paramphistomum berasal dari rumput yang terinfeksi kista cacing kemudian dimakan oleh sapi. Penyebaran cancing tersebut diperantarai oleh siput yang lebih dahulu terinfeksi telur cacing melalui feces atau kotoran sapi.

Hewan-hewan ini merupakan penyebab penyakit paramfistomiasis atau amfistomosis terutama pada sapi dan domba. Gejalanya termasuk diare berlebihan, anemia, letargi, dan sering menyebabkan kematian jika tidak ditangani.

Kendati demikian, rumen atau babat yang terkontaminasi masih bisa dimakan dengan catatan harus dimasak matang. Maka dari itu Ketika mengolah daging sapi, kalian harus membersihkannya dengan benar. Setelah itu, baru dimasak hingga matang agar tidak terinfeksi bakteri. (hen/bob)

Exit mobile version