Brawijaya Fashion Week Kembali Hadir, Temanya Bajunya Isu Lingkungan Hidup

Kota Malang, blok-A.com – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya, kembali hadirkan Brawijaya Fashion Week yang dimotori oleh salah satu organisasi mahasiswa yang bergerak pada event organizer bernama EOMIXT.

Event tahunan yang sempat fakum selama tiga tahun terakhir karena terkendala pandemi kini akan hadir dengan tema Sustainable Fashion. Hal tersebut juga dijelaskan oleh Area dan Hedya selaku panitian event tersebut.

“Selama pandemi ini kita sudah vakum, jadi tahun ini mau rebranding lagi,kami mengharap agar antusiasme peserta dan respon orang-orang akan masih tinggi setelah acara ini lama berhenti,” jelasnya.

Dengan tema Sustainable Fashion, pihaknya mengatakan tema tersebut diusung dengan tujuan ingin menyadarkan masyarakat luas khususnya remaja untuk lebih peka terhadap kepedulian lingkungan hidup.

“Kita ingin teman-teman generasi muda lebih aware dengan lingkungan,” ungkapnya.

Sayangnya, pihaknya tidak menegaskan tema tersebut dalam bentuk fashion yang akan diusung, pihaknya hanya menyampaikan tema tersebut telah diterapkan dalam kehidupan panitia.

“Contohnya, kita usahain banget dari mulai pencarian model hunt sampai technical meeting menganjurkan semua panitia dan peserta untuk meminimalisir penggunaan plastik, misalnya dengan membawa sendiri tumblr minuman.

Selanjutnya, pihaknya juga memaparkan dalam event tersebut juga akan ada talkshow mengenai sustainable dengan menghadirkan bintang tamu, sayangnya pihaknya tidak menyebutkan secara spesifik terkait bintang tamunya.

“Selain itu, nanti di main event kita juga akan ada talkshow mengenai sustainable dan kita akan mengundang speaker yang memang beliau ini sudah menerapkan hal-hal tentang sustainable di hidupnya,” lanjutnya.

Menurut Ardraselaku koordinator panitia, rangkaian BFW akan mengadakan agenda pre-event sebelum acara puncaknya digelar pada awal September mendatang.

“Kami membuka pendaftaran dari tanggal 13 Juni dan diperpanjang sampai tanggal 29 Juli ini. Nantinya rangkaian pre event akan diisi oleh 3 agenda, ada Model Hunt, Fashion Desainer award, dan juga Top Model,” imbuhnya.

Keduanya menjelaskan, adanya agenda pre-event untuk model hunt dengan tujuan mencari model model profesional yang akan memamerkan baju dari desainer untuk acara puncak event pada tanggal 3-4 September 2022 mendatang. Kemudian akan ada fashion desainer award yang mewadahi desain dari anak SMA maupun SMK, serta Top model.

“Desain dari pemenang FDA nanti akan dipamerkan dan dipakai langsung oleh model hunt di even utama. Kami tidak membatasi peserta untuk FDA, yang berarti dari daerah manapun bisa, namun karena event ini full offline, jadi ketika technical meeting pada 31 Juli ini para peserta FDA harus datang secara langsung ke Malang,” tambahnya.

Melanjutkan agenda pre-event, Ardra dan Hedya menjelaskan maksud dari audisi Top Model, yakni tidak harus spesifik layaknya model profesional seperti model hunt.

“Perbedaannya, kalau Model Hunt adalah talent-talent yang sudah kita pilih, tapi kalau Top Model nanti akan kita lakukan audisi yang pesertanya bisa dari kalangan anak-anak sampai orang dewasa,” imbuhnya.

Agenda pre-event ini sendiri akan memulai memanggil para finalis pada tanggal 30/7/2022 dan melakukan technical meeting di tanggal 31/7/202.

Kegiatan selanjutnya yakni production process mulai tanggal 1 hingga 20 Agustus 2022, dilanjut fitting dan photo session di tanggal 21 Agustus, penjurian pada tanggal 3 September, dan terakhir acara puncak di tanggal 4 September 2022.

Diakhir, Ardra dan Hedya juga menambahkan atas terselenggaranya event ini tidak luput dari salah seorang Fashion Designer ternama di Kota Malang, Andy Sugix yang turut serta mengarahkan jalannya acara dari awal hingga akhir. (mg2/bob)

Exit mobile version