BLOK-A – Burung nuri merah adalah salah satu spesies burung paling banyak yang bisa ditemui di Eco Green Park. Burung ini punya warna yang eksotis dan menarik perhatian.
Burung nuri merah (Eos bornea) adalah spesies burung beo dalam famili Psittaculidae. Spesies ini adalah jenis lori kedua yang paling sering disimpan di penangkaran, setelah perkici pelangi.
Nuri merah memiliki panjang sekitar 31 cm (12 inci) saat dewasa. Bobotnya dapat mencapai 30-300 gram. Warnanya sebagian besar berwarna merah dan semua bulu di tubuh bagian atas berwarna merah.
Warnanya didominasi oleh pigmen merah, sedikit warna biru, dan hitam di punggung dan sayap, serta ekornya berwarna coklat kemerahan.
Paruh mereka lebih sempit dan kurang kuat dibandingkan jenis burung beo lainnya. Ciri khas dari nuri merah adalah lidah sikatnya dengan papila di ujungnya untuk membantu mereka memakan serbuk sari dan nektar.
Di alam liar, nuri merah memakan nektar, serbuk sari, buah-buahan, dan terkadang serangga. Namun sebagai burung peliharaan, mereka harus diberi makan makanan yang diformulasikan dengan baik.
Di penangkaran seperti Eco Green Park, nuri merah anakan biasa diberi makan bubur pelet atau nektar segar setiap hari. Sedangkan burung yang lebih besar dapat diberi makan pelet makanan burung atau buah-buahan seperti apel, delima, pepaya, anggur, melon, nanas, buah ara, kiwi, dan jagung rebus.
Nuri merah dapat diberi camilan untuk melatihnya berperilaku positif. Selain itu, air bersih dan segar harus disediakan setiap hari untuk mereka minum.
Di Eco Green Park, Anda bisa melihat mulai dari bagaimana baby bird nuri merah ditetaskan hingga yang sudah terlatih dan bisa menghibur pengunjung. Unik sekali bukan?




