Bikin Rakyat Adem, Bupati Malang Sanusi Rela Disuntik Vaksin Covid-19

Bupati Malang HM Sanusi - Foto: Bob Bimantara

KABUPATEN MALANG – Presiden Jokowi siap menjadi orang pertama di Indonesia yang akan diberi vaksin Covid-19. Hal ini pun dikuti oleh sejumlah kepala daerah di masing-masing daerah seperti Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Tren ini pun diikuti Bupati Malang, HM Sanusi. Sanusi siap menjadi orang pertama yang akan divaksin Covid-19 di Kabupaten Malang.

“Saya siap menjadi orang pertama nanti yang divaksin (Covid-19) di Kabupaten Malang,” kata Sanusi di Pendopo Pringgitan Kabupaten Malang, Senin (28/12).

Untuk teknis pemberian vaksinnya sendiri, Sanusi akan menyerahkan semuanya ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang. “Nanti teknisnya (pemberian vaksin) bagaimana itu sudah ada Dinkes (Kabupaten Malang),” tutur suami dari Anis Zaidah itu.

Terpisah, Kepala Dinkes Kabupaten Malang drg. Arbani Mukti Wibowo mengatakan untuk prioritas pemberian vaksin Covid-19 di Kabupaten Malang adalah tenaga kesehatan (nakes) yang berjumlah 5278.

“Sesuai instruksi pusat sementara ini vaksin adalah untuk nakes. Di Kabupaten Malang jumlahnya itu terdapat 5278 nakes baik itu yang berstatus ASN (Aparatur Sipil Negara) maupun non-ASN,” tutur Arbani.

Arbani juga menjelaskan, vaksin tersebut nantinya akan diberikan dua kali ke nakes dengan kurun waktu 14 hari. “Tapi untuk teknis lebih detailnya kami masih menunggu petunjuk pelaksanaan dari Pemprov Jatim,” tutup mantan Plt. Direktur RSUD Kanjuruhan itu.

Sementara itu, sebelumnya diberitakan Blok-A, Pemkab Malang tidak menyediakan biaya tambahan untuk pembelian vaksin Covid-19. Tidak ada anggaran yang dialokasikan di Anggaran Pebdapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Malang tahun 2021 maupun Biaya Tak Terduga (BTT) untuk pembelian Covid-19.

Pemkab Malang bergantung pada wacana Presiden Jokowi yang menyatakan, pembelian vaksin Covid-19 sudah ditanggung oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Untuk itu Pemkab Malang hanya menganggarkan Rp 5 miliar untuk biaya operasional vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Malang.

Exit mobile version