MALANG – Bentuk peduli, Forum Masyarakat Peduli Pelayanan Publik Dasar (FMP3D) binaan dari Malang Corruption Watch (MCW) bagikan kopi dan roti gratis di demo depan DPRD Kota Malang Kamis (8/10).
Kopi dan roti gratis itu dibagikan kepada masa buruh dan mahasiswa yang ikuti demo. Demo menolak Undang Undang (UU) Omnibus Law Cipta Kerja di depan gedung DPRD dan Balai Kota Malang dimulai sekitar 10.00 WIB hingga akhirnya ricuh dan pecah sekitar pukul 11.30 WIB.
Koordinator kegiatan pembagian kopi dan roti gratis, A Chodijah Hamim (40) mengatakan konsumsi gratis tersebut berasal dari para donatur. Mulai kopi gratis hingga roti dibagikan. Mahasiswa yang mengambil logistik gratis itu juga terlihat membagikannya ke polisi.
Momen unik yang tertangkap kamera Blok-A dalam demo mahasiswa-buruh #TolakOmnibusLaw hari ini: salah seorang demonstran memberi kopi kepada seorang polisi yg mengamankan jalannya demo.
–#OmnibusLaw#MahasiswaBergerak#OmnibusLawCiptaKerja pic.twitter.com/ft3nLG7XFh— Blok A Media (@bloka_media) October 8, 2020
“Ini masyarakat binaan MCW, kita standby pukul 09.00 WIB siang. Ada roti, kue dan aqua, dananya dari donatur dan kita, sementara donatur tidak bisa ikut,” tukas Chodijah.
Total 3 kotak aqua, 100 cup kopi gratis dibagikan. “Kalau aksi 212 saya juga pernah ikut itu bantuan banyak sekali datang. Kalo demo mahasiswa seperti ini kok sangat sulit suplainya hampir nggak ada cuman orang yang tergerak saja,” tambahnya.
“Ini juga sebagai bentuk kepedulian kami kepada pengunjuk rasa. Karena pengunjuk rasa ini juga membantu menyalurkan aspirasi masyarakat,” jelasnya.




