Baru Diresmikan, Warga Sekitar Kecewa atas Pembiaran Kompensasi RSU BRIMEDIKA

Kota Malang, blok-A.com – Pembangunan RSU BRIMEDIKA beri dampak kerusakan di beberapa rumah warga sekitar.

Terdapat pro kontra diawal perizinan pembangunan gedung RSU ini, banyaknya kontra pada warga yang rumahnya mengalami kerusakan atas adanya pembangunan RSU.

RSU BRIMEDIKA ini sendiri baru diresmikan Rabu (28/07/2022).

Salah satunya, Sri Wahyuni warga Panjahitan 166A, pihaknya menyampaikan kekecewaan yang dialami.

“Sering banyak protesan, dari bapak bapak ini juga sering protes (menunjuk sejumlah warga),” ungkapnya.

Pihaknya mengatakan, kompensasi kerusakan yang diganti tidak sesuai. Rumahnya rusak akibat pembangunan rumah sakit itu.

“Dulu seperti ini (tidak bocor) rumah saya terus rusak diganti tapi seperti ini,” jelasnya.

“Saya komplain kalau bocor juga gak ada reaksi sampai sekarang,” tambahnya.

Pihaknya juga mengatakan komplain mengenai atap rumah dari awal pembangunan sekarang belum ada ditindak lanjut.

“Sudah komplain dulu, dari pas awal bangunan masih beberapa lantai belum selesai pembangunan,” ujarnya.

“Saya minta genteng diganti, soale kejatuhan tapi cuma di tembel tembel,” ungkap Sri.

“Ini dibenerin tapi pancet katanya dirubah total tapi gak, sengnya diganti tipis,” lanjutnya.

Pihaknya juga mengaku, suaminya sampai meninggal karena jatuh sakit.

“Suami saya sampai gak ada (meninggal) sekarang, dulu banyak protes karena sakit kok gini akhirnya,” ujarnya

Warga lain juga mengatakan hal yang sama, Sri Sumarmi warga jalan Mayjen Panjahitan 168A. Pihaknya mengatakan kompensasi yang diberikan pihak RSU dengan dicicil tidak sekali pembayaran.

“Awal dikasih 4 Juta, terus lagi 6 Juta untuk ini tok, terus yang lain 1,5 Juta,” jelasnya.

Pihaknya merasa dirugikan dengan kondisi seperti ini, ia juga mengatakan sampai sekarang belum ada komunikasi lagi.

Sebelumnya, Direktur Utama PT. Bhakti Mandala Husada, Widodo Junuarso menjelaskan tidak ada permasalahan terkait pembangunan ini. Buktinya, klaim dia, RSU BRIMEDIKA dinyatakan lulus dan mendapat sertifikat layak fungsi dari DPUPR Kota Malang.

“Berkat sertifikat layak fungsi, RSI BRIMEDIKA resmi dibuka dan beroperasi,” tutupnya. (mg2/bob)

Exit mobile version