MALANG – Mahasiswa dan buruh yang mengatasnamakan diri Aliansi Malang Melawan mendatangi Gedung DPRD Kota Malang dan Balai Kota Malang, Kamis (8/10). Sayang, dalam aksi penolakan UU Omnibus Law Cipta Kerja kali ini, Wali Kota Malang Sutiaji sedang tidak ada di lokasi. Pertemuan dengan Ketua DPRD Kota Malang juga gagal terlaksana karena aliansi rusuh terlebih dahulu.
Wali Kota Malang Sutiaji sedang berada di Jakarta dalam rangka undangan menghadiri Indonesia Award 2020. Kota Malang dinilai sukses dalam bidang pemulihan ekonomi berbasis e-commerce. Acara ini sendiri diadakan oleh satu stasiun TV swasta.
Acaranya sendiri digelar Rabu (7/10) malam di Jakarta Concert Hall, Inews Tower, MNC Center, Jakarta Pusat. Acara juga dihadiri oleh Dewan Juri Kehormatan yang juga Menko Perekonomian, Airlangga Hartato.
Sutiaji menerima piala apresiasi tersebut atas suksesnya upaya memulihkan perekonomian di Kota Malang semasa pandemi Covid-19, khususnya untuk UMKM yang menggunakan penjualan berbasis online.
“InsyaAllah dari bumi arema, usaha perdagangan berbasis online akan berkembang dan semakin mewarnai dinamika perekonomian bangsa kita, dari Malang untuk Indonesia,” tukas orang nomor satu di Kota Malang itu dalam keterangan tertulis.
Banyaknya pelaku usaha berbasis e-commerce telah sukses menghantarkan Kota Malang meraih prestasi tersebut.
Menurut Sutiaji, Malang adalah Kota Milenial, dimana perdagangan berbasis online atau e-commerce akan sangat berkembang pesat di masa pandemi seperti saat ini.
“Saya berharap agar prestasi yang kita raih ini menjadi pemicu dan penyemangat kami untuk terus mengembangkan UMKM” tambahnya.
Hadiah ini, menurut penyuka bulutangkis itu adalah untuk masyarakat Kota Malang. “Terima kasih atas segala dukungan bagi Pemerintah Kota Malang selama ini, semoga raihan prestasi dapat terus kita torehkan di masa yang akan datang,” tandasnya.



