Awas SIDS, Kematian Mendadak Akibat Rokok yang Bisa Menyerang Bayi Kapan saja

Ilustrasi Bayi
bayi harus dikontrol kesehatannya secara rutin - Foto: ist

MALANG – Mungkin belum banyak yang mendengar SIDS. Kependekan dari Sudden infant death syndrome ini artinya kematian mendadak pada bayi yang berusia di bawah 1 tahun. Berbahayanya, SIDS ini biasanya terjadi tanpa menimbulkan gejala-gejala terlebih dulu.

Sebagian besar kematian terjadi ketika bayi sedang tertidur. Tapi juga tak menutup kemungkinan kematian terjadi saat bayi tidak sedang tidur.

Salah satu faktor risiko SIDS ini ada banyak. Bisa dipengaruhi beberapa faktor yang berasal dari sang ibu selama masa kehamilan, seperti mengandung saat masih berusia di bawah 20 tahun, merokok selama kehamilan, mengonsumsi alkohol atau menyalahgunakan NAPZA dan tidak melakukan kontrol rutin ke fasilitas kesehatan selama kehamilan.

Salah satu risiko yang paling berbahaya ya merokok di kala kehamilan ataupun pasca.

“Sebenarnya rokok ini memang berbahaya. Baik pengguna aktif maupun yang aktif. Apalagi asap rokok ini kalau sampai ke bayi, mereka kan imunnya rendah, jadi rentan,” tukas Mahmud Afandi, Nutrisionist Puskesmas Arjowinangun Kota Malang.

Terpapar asap rokok bisa jadi salah satu faktor bayi terkena SIDS. Infeksi paru bisa sebabkan kematian mendadak pada bayi.

“Makanya bayi itu harus rajin diberi imunisasi, Vitamin A, dan ASI Ekslusif. Karena ya itu tadi, mereka lebih rentan imunnya,” tambahnya.

Selain memberikan ASI, setidaknya untuk 6 bulan dan imunisasi rutin, SIDS bisa dicegah dengan menghindarkan bayi tidur pada posisi miring atau telungkup dan tidurkan bayi pada posisi terlentang.  Jaga tempat tidur bayi dengan baik; gunakan pakaian yang hangat dan nyaman dan terakhir, tidurkan bayi di ruangan yang sama dengan ibu dan ayah, namun beda tempat tidur.

“Makanya jangan sampai bayi ini kena asap rokok. Proteinnya, vitaminnya harus cukup. Apalagi susu, dia (bayi) butuh banyak itu,” tandasnya.

Exit mobile version