Kota Malang, blok-A.com – Berkaitan dengan pernyataan Ketua Disporapar Malang, CFD akan diperluas hingga menuju Jalan Tenes. Hal itu akan berpeluang untuk meramaikan Wisata Belanja Tugu Malang.
Namun, setelah blok-A.com melihat langsung ke lapangan, rupanya masih sama dengan minggu kemarin. Hanya ada puluhan orang saja yang membeli, ataupun melihat-lihat.
Di tengah Wisata Belanja Tugu Malang, ada seorang pedagang alat dapur yang sedang menanti pembelinya. Blok-A.com mendekat dan bertanya kepada pedagang tersebut.
Ia adalah Yusuf. Pedagang berusia 69 tahun tersebut, sudah lama menempati Wisata Belanja Tugu Malang.

“Kalau jualan alat dapur sudah 25 tahun, tapi kalau berjualan disini sekitar sembilan tahun,” ujarnya pada blok-A.com.
Saat ditanya keramaian yang ada disana, ternyata masih sepi juga. Ia berpendapat bahwa pengunjung masih sama seperti kemarin. Padahal, sekitar 08.00 WIB, Wali Kota Malang, Sutiaji sempat datang ke Wisata Belanja Tugu Malang.
“Masih sepi seperti minggu kemarin ,padahal tadi jam 08.00 WIB, Sutiaji lewat sini,” ucapnya pada Minggu (11/09/2022).
Sama halnya dengan pedagang buku yang ditemui blok-A.com minggu lalu, Yusuf juga membawa pulang bersih sekitar Rp 100 ribu an saja. Padahal, sebelum adanya covid-19, ia bisa mendapatkan lebih dari itu.
“Sekitar Rp 100 ribu – Rp 150 ribu saja mas, padahal dulu bisa sampai Rp 600 ribu – Rp 700 ribu, bahkan Rp 1 juta,” ungkapnya sambil tertawa kecil.
Rp 150 ribu yang ia dapat per hari minggunya, sudah terpotong dengan biaya karcis Rp 15 ribu dan tenant Rp 30 ribu. Selain itu, Yusuf juga mengungkapkan alasanya berjualan disana.
“Buat hiburan saja mas, kalau dirumah kan jenuh. Jadi jualan alat dapur, yang beda dari yang lain,” tutupnya. (mg1/bob)




