Angkat Tema Maksimalkan Pelayanan Online Selama Pandemi, Puskesmas Janti Juarai Lomba Vlog Bikinan BPJS Kesehatan

Germas
Germas - Foto: Elfran Vido

MALANG – Puskesmas Janti, UPT (Unit Pelaksana Teknis) di bawah naungan Dinas Kesehatan Kota Malang berhasil menyabet juara satu event lomba Vlog bagi instansi kesehatan yang digelar BPJS Kesehatan Kantor Cabang Malang.

Puskemas yang berada di jalan Janti Barat, Sukun, Kota Malang itu mengangkat tema pelayanan prima selama pandemi Covid-19. Khususnya meminimalisir tatap muka dengan memaksimalkan pelayanan menggunakan aplikasi Mobile JKN. Lewat Mobile JKN, pasien yang sudah terdaftar di faskes bisa mengambil antrian tanpa ke lokasi.

Acara yang dibuat BPJS dalam rangka HUT Ke-75 RI dan Mendukung Gerakan Nasional Disiplin Protokol Kesehatan itu diikuti FKTP (Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama) mitra BPJS Kesehatan se-Malang Raya.

Indra Nirmala, Penanggung Jawab Promkes (Promosi Kesehatan) Puskesmas Janti menyebut video buatan anak-anak muda yang tergabung di Puskesmas Janti itu di mengangkat tema besar Pelayanan Puskemas Janti di Era New Normal.

Hasil videonya diunggah di berbagai media sosial Puskesmas, seperti YouTube dan Instagram. Tujuannya agar masyarakat faham untuk lebih aware mematuhi protokol kesehatan dan bisa memanfaatkan program yang bisa menimimalisir tatap muka.

“Pengerjaan videonya hanya 3 hari saja. Kita bikin konsep sehari, weekend kita take video dan selesai,” singkat Indra Jumat (2/10).

Sementara itu Kepala Puskesmas Janti, Endang Listyowati, SKepNs MMKes mengaku bangga dengan hasil kerja keras timnya. “Alhamdulillah, kita berhasil juara satu, ya itu semua berkat bantuan dan kerja keras anak-anak muda millenial di Puskesmas Janti ini. Mereka juga yang memegang sosial media Puskesmas Janti,” ujar Endang.

Endang menjelaskan, Puskesmas Janti memang prima dalam hal pelayanan. Usai pandemi menyerang, Puskesmas langsung membuat penyesuaian pelayanan di beberapa titik.

“Mulai dari protokol kesehatan mulai pasien masuk, disini harus wajib masker. Kemudian pasien datang itu harus cuci tangan dulu, lanjut screening, setelah itu pendaftaran, ada keluhan apa, nanti dipisah pasien termasuk infectious atau non infectious,” tandas wanita berjilbab itu.

Namun yang penting, Puskesmas Janti lewat video ingin pasien agar lebih memaksimalkan aplikasi Mobile JKN selama pandemi. Pasalnya, lewat aplikasi tersebut menyediakan juga layanan konsultasi ke dokter yang ada di Puskesmas atau Faskes dimana pasien terdaftar.

Exit mobile version