Kota Malang, Blok-a.com – Sebuah baliho roboh di bahu jalan diduga akibat angin. Baliho kampanye itu ambruk di depan Stadion Gajayana atau belokan jalan Tangkuban Perahu, dekat patung Monumen T.G.P. de la Brigade Étudiante Indonésienne.
Masih belum diketahui kapan baliho di depan Stadion Gajayana tersebut terjatuh. Namun, angin yang cukup kencang diduga telah menjatuhkan baliho tersebut.
Seorang warga, Mahmud, menyebut memang angin di Kota Malang cukup kencang pada Rabu (3/1/2024).
“Ket mang ancene banter angin e, ambruk e mergane angin biasane. Soale wingi yo onok banner dowo kenek angin rodok menclek, (Daritadi memang anginnya kencang, ambruknya dikarenakan angin biasanya. Karena kemarin ya ada banner panjang kena angin agak miring,” beber driver ojek online ini.
Baliho besar itu diperkirakan warga setinggi 3 meter dengan lebar 2 meter. Baliho itu ditopang oleh dua kaki kayu yang disambungkan dengan bambu. Nampak, kaki kayu tersebut tidak tertancap dengan baik di tanah. Sementara, salah satu kayu penopang patah.
Lokasi baliho tersebut terletak di antara deretan baliho kampanye yang lain. Ada sejumlah 4 baliho lain yang ukurannya sama besarnya. Nampak, beberapa baliho lain masih berdiri tegak menghadap jalan.
Tidak jauh dari baliho tersebut, terdapat baliho lain yang sudah tidak berdiri tegak. Nampak, badan baliho bergambar pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor 3 itu melengkung. Pada sisi kirinya, bisa dilihat sebuah tonjolan akibat kayu yang sudah tak kuat lagi untuk menopang baliho.
Hingga pukul 14.49 WIB, baliho tersebut masih berada di bahu jalan. Masih belum ada pihak yang memindahkan baliho tersebut. Sementara itu, beberapa warga sudah melaporkannya kepada petugas setempat.
“Katanya ketua paguyuban sudah dilaporkan jam 2 siang tadi, masih nunggu,” kata Mahmud. (wdy/bob)









