Banyuwangi, blok-a.com – Setelah memasuki empat hari, akhirnya pencarian terhadap Somirah (66), perempuan lansia asal Desa/Kecamatan Bangorejo, Kabupaten Banyuwangi, yang diduga hanyut di sungai Setail dihentikan, setelah ditemukan oleh salah seorang warga dalam kondisi meninggal dunia, Minggu (3/8/2025).
Jenazah korban ditemukan dalam kondisi mengapung di pinggir sungai Setail, masuk Dusun Perangan, Desa Kradenan, Kecamatan Purwoharjo.
Kapolsek Bangorejo, AKP Hariyanto saat dikonfirmasi menjelaskan, awalnya yang menerima laporan dari warga terkait ditemukan korban adalah piket SPKT Polsek Purwoharjo, selanjutnya laporan tersebut diteruskan ke SPKT Polsek Bangorejo.
“Selanjutnya kami bersama personel Polsek Purwoharjo, Basarnas, relawan Rapi dan keluarga korban mendatangi lokasi ditemukannya jenazah korban,” terangnya kepada blok-a.com.
Setelah dilakukan proses evakuasi, pihak keluarga membenarkan bahwa jenazah yang ditemukan adalah Somirah. Setelah dilakukan pemeriksaan luar oleh pihak Puskesmas Purwoharjo, juga tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan.
AKP Hariyanto menambahkan, pihak keluarga juga menolak dilakukan otopsi dan menerima kematian korban. Mereka telah membuat surat pernyataan dan menerima kematian Somirah karena murni hanyut di aliran sungai setail.
“Setelah jenazah kita bawa ke RSUD Genteng untuk dilakukan perawatan, kemudian dibawa ke rumah duka agar segera dilaksanakan pemakaman,” tutup AKP Hariyanto.
Sebelumnya, Seorang perempuan lanjut usia (lansia) bernama Somirah (66), warga Desa/Kecamatan Bangorejo, Kabupaten Banyuwangi, diduga hanyut di Sungai Setail yang berada tepat di belakang rumahnya.
Insiden tersebut terjadi pada pada Kamis (31/72025). Namun di hari ketiga pencarian, Sabtu (2/8/2025), korban belum kunjung ditemukan.
Tim gabungan dari Polsek Bangorejo, Basarnas, dan warga setempat dikerahkan untuk melakukan pencarian secara maksimal.
AKP Haryanto menegaskan bahwa pencarian masih terus dilakukan. Pihak kepolisian bersama Basarnas dan masyarakat setempat terus berupaya maksimal agar korban segera ditemukan.
“Pencarian ini akan terus dilakukan secara maksimal sampai korban berhasil ditemukan,” tutup AKP Haryanto pada Sabtu (2/8/2025). (kur/bob)




