KOTA MALANG – Mengakhiri libur natal dan tahun baru, Minggu (3/1) Stasiun Malang Kota Baru mengalami peningkatan penumpang.
Manajer Humas PT. KAI DAOP 8 Surabaya, Suprapto mengatakan hari ini pihaknya memprediksi sebanyak 2.000 penumpang naik dan turun memadati Stasiun Malang Kota Baru. Pasalnya, kata Suprapto, hari ini merupakan puncak arus balik libur nataru.
Sebelumnya, jumlah penumpang tertinggi terjadi pada 20 Desember 2020, sebanyak 1.989 penumpang. Dalam tiga hari terakhir, jumlah penumpang paling tinggi terjadi pada Sabtu (2/1) sebanyak 1.678 penumpang. Sementara pada 1 Januari 2021 sebanyak 1.381 penunpang.
“Khusus di Stasiun Malang, akan terjadi jumlah tertinggi hari ini dengan prediksi 2.000 penumpang. Paling tinggi penumpang yang naik terjadi pada tanggal 20 Desember, yakni sejumlah 1.989 penumpang,” beber Suprapto.
Dari data PT. KAI DAOP 8, sejak 18 Desember 2020 hingga 3 Januari 2021, jumlah penumpang kereta api di Stasiun Malang ada sebanyak 27.691 penumpang.
Selama nataru, PT. KAI DAOP 8 mengoperasikan 46 kereta api lokal dan 30 kereta api jarak jauh. Khusus untuk kereta api jarak jauh, di Malang ada satu tambahan perjalanan KA Gajayana telah disiapkan oleh PT. KAI DAOP 8 Surabaya.
“Khusus untuk hari ini, di Kota Malang, ada kereta api tambahan KA Gajayana dari Malang tujuan Stasiun Gambir, Jakarta,” jelas Suprapto.
Ia juga menghimbau pada penumpang kereta api jarak jauh menyiapkan hasil tes rapid. Pasalnya, lama antrian tes rapid antigen yang disiapkan PT. KAI tidak bisa diprediksi.
“Layanan tes rapid yang kami sediakan itu untuk membantu kemudahan masyarakat. Tes di luar stasiun juga bisa dan ada banyak pilihannya,” imbuhnya.




