KOTA BATU – Tujuh bencana terjadi di Kota Batu pada bulan September kemarin. Ke-7 bencana tersebut tersebar di tiga kecamatan di Kota Batu. Mayoritas bencana yang terjadi masih didominasi angin kencang yang membuat beberapa pohon tumbang.
“Iya bulan kemarin 7 bencana ini masih didominasi angin kencang. Karena memang intensitas angin kencang di Kota Batu pada bulan kemarin cukup tinggi,” jelas Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu, Agung Sedayu, Senin (5/10).
Agung merinci, dari 7 bencana ini terjadi di beberapa kelurahan di Kota Batu. Antara lain dua bencana di Kelurahan Ngaglik Kecamatan Batu, satu bencana di Desa Sumberejo Kecamatan Batu. Selanjutnya Kecamatan Bumiaji ada tiga desa yang tertimpa bencana yakni Desa Giripurno satu bencana, Desa Pandanrejo satu bencana dan Desa Bumiaji dua bencana. Di Kecamatan Junrejo hanya ada di Kelurahan Dadaprejo terdapat satu bencana.
“Selain bencana angin kencang, di Kota Batu juga sempat terjadi tanah longsor, kebakaran rumah dan kebakaran lahan di bulan September. Akibat angin kencang ini ada sekitar tiga kejadian pohon tumbang ,” imbuhnya.
Dengan didominasi kejadian pohon tumbang yang disebabkan angin kencang, pihaknya meminta agar warga selalu waspada terlebih jika terjadi angin kencang. Tentunya agar menghindari pohon yang bisa tumbang sewaktu-waktu.
“Saat ini potensi bencana di Kota Batu masih angin kencang. Sehingga warga di himbau agar lebih waspada saat angin kencang. Agar mereka menghindari pohon-pohon yang sewaktu-waktu bisa tumbang,” pungkasnya.



