5 Fakta Kasus Denny Sumargo dengan DJ Verny Hasan Soal Tes DNA Anak

Blok-a.com – Aktor Denny Sumargo atau yang kerap dipanggil Densu belakangan ini menjadi perbincangan publik usai dirinya terlibat permasalahan dengan DJ Verny Hasan soal tes DNA anak.

Dalam permasalahan tersebut, Verny menuding bahwa Densu merupakan ayah biologis dari anak perempuannya. Tak terima dengan tudingan tersebut, Densu pun memutuskan untuk melaporkan Verny ke Polda Metro Jaya pada Selasa (22/8/2023).

Dirangkum Blok-a.com, Rabu (23/8/2023), berikut deretan fakta terkait permasalahan Denny Sumargo dengan DJ Verny Hasan.

1. Bermula Sejak Tahun 2013

Permasalahan Densu dengan DJ Verny Hasan ini sebenarnya sudah terjadi sejak 2013 silam. Saat itu, Verny mengaku mengandung anak perempuan hasil dari hubungannya dengan Densu.

Namun Densu membantah pernyataan tersebut. Dia mengatakan tidak pernah berhubungan intim dengan Verny meski sempat menjalin hubungan dengannya. Untuk membersihkan nama baiknya, Densu akhirnya setuju melakukan tes DNA.

Tes DNA kemudian dilakukan pada tahun 2019 saat anak Verny berusia 6 tahun. Hasilnya, Denny Sumargo dinyatakan bukan ayah biologis dari anak Verny.

2. Verny Sempat Minta Maaf

Usai mengetahui hasil tes DNA Densu dengan putrinya negatif, Verny kemudian meminta maaf kepada Densu. Tak hanya meminta maaf, Verny juga berbesar hati mengakui kesalahannya.

“Di sini saya mau mengakui atas kesalahan saya yang enam tahun lalu. Di sini saya yang bertanggung jawab enam tahun lalu yang sudah terjadi, hasil DNA tidak cocok,” kata DJ Verny pada tahun 2019 silam.

Verny juga mengatakan alasan mengapa sejak dulu dirinya sangat yakin bahwa Densu adalah ayah dari anak yang dikandungnya. Karena saat itu Verny memang banyak menghabiskan waktu bersama aktor 37 tahun itu.

“Ya karena memang sama Densu terus,” kata Verny.

3. Densu Dituduh Memalsukan Hasil Tes DNA

Empat tahun setelah tes DNA dilakukan, Verny kembali muncul ke publik dan meragukan hasil tes DNA yang dilakukan pada 2019 lalu. Ia pun meminta Densu untuk melakukan tes DNA kedua kalinya di rumah sakit pilihannya.

“TEST DNA DUA KALI YUK , BIAR TAMBAH MENGEJUTKAN LAGI, KAN KEMARIN RUMAH SAKIT PILIHAN DIA DOKTER PILIHAN DIA, GANTIAN DONK RS NYA DARI SAYA,” ujar Verny Hasan di laman Instagramnya baru-baru ini.

Tantangan Verny Hasan ternyata langsung dijawab oleh Denny Sumargo. Dalam unggahannya di Instagram, Densu menegaskan bahwa ia siap melakukan tes DNA untuk membuktikan bahwa anak Verny Hasan bukanlah anaknya.

“Ayo tes kedua, ketiga, atau keempat sekalian. Enggak ada masalah,” tantang Densu.

4. Densu Laporkan Verny

Meski sepakat mengulang tes DNA, Densu memutuskan untuk melaporkan Verny ke Polda Metro Jaya atas dugaan fitnah dan pencemaran nama baik.

Laporan tersebut sudah teregister dengan nomor LP/B/4945/VIII/2023/SPKT/POLDA METRO JAYA. Verny Hasan dipolisikan atas Pasal 27 ayat 3 Jo Pasal 45 ayat 3 dan/atau Pasal 310 KUHP dan/atau Pasal 311 KUHP dan/atau Pasal 15 KUHP.

“Dia bikin satu postingan, yang postingan itu membuat orang menafsirkan macam-macam, kesannya hasil tes DNA saya yang dulu itu diragukan, kemudian kesannya saya tidak berani tes DNA kedua kali,” kata Denny Sumargo di Mapolda Metro Jaya, dilansir dari Detikcom.

5. Tanggapan Istri Densu

Terkait tanggapan Olivia Allan soal kasus tes DNA ini, Densu mengatakan bahwa sang istri mendukung penuh langkahnya untuk melaporkan Verny.

“Istri saya cuma bilang, ‘Kok kamu enggak laporin dia? Jelas dia sudah cemarin nama baik kamu. Jelas dia fitnah kamu, kamu sampai enggak punya kerjaan, kamu dihina, orang lain banyak yang jengkel sama kamu sampai saat ini,'” ungkap Denny meniru perkataan istrinya.

“Saya bilang, ‘Saya kasihan, dia punya anak dua. Bagaimana mau biayai anaknya?’ Istri saya bilang, ‘Kamu pernah enggak sih kasihan sama dirimu sendiri?’ Dia ngomong terakhir, ‘Gimana perasaan mamamu, istrimu, keluarga istrimu, kamu pikirin ga?'” imbuhnya.

Mendengar perkataan sang istri, Denny Sumargo akhirnya mantap melaporkan Verny ke pihak yang berwajib.

Kirim pesan
Butuh bantuan?
Hai, apa kabar?
Apa yang bisa kami bantu?