32 Hektare Lahan Tidur di Mojokerto Dikelola untuk Dukung Ketahanan Pangan

Kapolres Mojokerto AKBP Ihram Kustarto saat melaksanakan penanaman jagung serentak 1 juta hektar di Pacet.(Blok-a.com/Syahrul Wijaya)
Kapolres Mojokerto AKBP Ihram Kustarto saat melaksanakan penanaman jagung serentak 1 juta hektar di Pacet.(Blok-a.com/Syahrul Wijaya)

Mojokerto, blok-a.com – Polres Mojokerto menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto di bidang ketahanan pangan. Hal itu dengan cara menggarap 32 hektare lahan tidur menjadi kebun jagung produktif.

Kapolres Mojokerto AKBP Ihram Kustarto memimpin langsung penanaman jagung di lahan seluas 3 hektare di Dusun Randegan, Desa Warugunung, Kecamatan Pacet. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian, Forkopimca Pacet, dan para kelompok tani, pada Selasa pagi (21/1/2025).

Aksi ini sekaligus mendukung program penanaman jagung serentak di 1 juta hektare yang dipimpin Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Menurut AKBP Ihram Kustarto, Dusun Randegan menjadi lokasi kedelapan yang digarap Polres Mojokerto dalam upaya optimalisasi lahan tidur.

“Kami menyumbang 32 hektare untuk penanaman jagung di lahan yang tidak produktif. Penanaman oleh para petani tetap berjalan, dan kami menambahkan 32 hektare agar surplus produksi jagung dapat tercapai di masa mendatang,” ujarnya kepada blok-a.com.

Polres Mojokerto mengolah lahan tidur secara bertahap, menggunakan benih unggul Bisi 18. Penanaman dijadwalkan berlangsung setiap bulan, dengan masa panen berkisar antara 3 hingga 3,5 bulan.

Jika hasil panen rata-rata mencapai 6 ton per hektare, maka 32 hektare lahan yang dikelola Polres Mojokerto diperkirakan menghasilkan total 192 ton jagung. Ini menjadi langkah nyata untuk mendukung swasembada pangan sesuai dengan visi Asta Cita.

“Tujuan utama kami adalah meningkatkan kesejahteraan para petani. Kami juga berkomitmen memastikan tidak ada oknum tengkulak yang merugikan petani. Jika ada laporan terkait praktik tengkulak, segera sampaikan kepada kami, dan akan kami tindak tegas,” tambah Kapolres Ihram.

Langkah strategis ini diharapkan mampu memberikan dampak signifikan, baik bagi kesejahteraan petani maupun upaya ketahanan pangan nasional.(sya/lio)

Exit mobile version