100 Personel Turun ke Jalan, Satgas ITR Jember Tata Trotoar Lewat Program Indonesia Asri

Para personel Satgas ITR Jember saat melakukan penataan trotoar (foto: ist)
Para personel Satgas ITR Jember saat melakukan penataan trotoar (foto: ist)

Jember, Blok-a.com – Trotoar di sepanjang Jalan Trunojoyo hingga Jalan Ahmad Yani, Kabupaten Jember, tampak bersih pada Jumat pagi, 14 Maret 2026. Ratusan pedagang kaki lima (PKL) dan kendaraan yang biasa parkir sembarangan telah ditertibkan oleh Satuan Tugas (Satgas) Infrastruktur dan Tata Ruang (ITR) dalam program “Indonesia Asri”.

Sebanyak 100 personel gabungan yang dipimpin Bambang Rudianto, Kepala Satgas ITR Kabupaten Jember, turun langsung melakukan penertiban. Aksi ini merupakan upaya mengembalikan fungsi trotoar sebagai jalur pejalan kaki yang selama ini terabaikan.

Berbeda dengan penertiban mendadak, Satgas ITR terlebih dahulu melakukan sosialisasi intensif selama tiga hari kepada warga dan pedagang yang terdampak. Pengumuman keliling atau “woro-woro” digelar agar masyarakat dapat mempersiapkan diri.

Pendekatan persuasif ini membuat operasi penertiban berjalan kondusif tanpa gejolak berarti. Petugas berinteraksi dengan warga secara santai namun tegas, mengingatkan fungsi utama trotoar dan bahu jalan.

“Trotoar itu hak pejalan kaki, jangan sampai mereka harus bertaruh nyawa berjalan di badan jalan karena trotoarnya tertutup,” ujar Bambang Rudianto di lokasi penertiban, Jumat (14/3/2026).

Indonesia Asri merupakan akronim dari Aman, Sehat, Resik, dan Indah. Program ini menargetkan penataan kawasan strategis di Jember agar lebih tertib dan nyaman bagi warga.

Bambang menegaskan, kesadaran akan hak orang lain perlu dibangkitkan kembali melalui operasi ini. Selama ini, banyak pejalan kaki terpaksa berjalan di badan jalan karena trotoar dipenuhi barang dagangan dan kendaraan parkir.

Para pedagang yang ditertibkan akan direlokasi ke Ruang Terbuka Hijau (RTH) atau lapangan yang disiapkan pemerintah daerah. Pemerintah juga menyediakan opsi pujasera (pusat jajanan serba ada) agar usaha pedagang tetap berjalan dengan lebih tertata.

Dengan penertiban ini, Pemkab Jember menargetkan terwujudnya kota yang tertib, asri, dan nyaman bagi seluruh warga. Program Indonesia Asri akan terus dilanjutkan di kawasan-kawasan lain secara bertahap. (rio/ova)

Exit mobile version