Viral Video Warga Bandung Selamatkan Korban Begal Tergeletak di Jalan Mata Dilakban

korban begal
Tangkapan layar instagram @adalahkabbandung.

blok-a.com – Beredar video memperlihatkan kerumunan warga tengah menyelamatkan pemuda dengan mata tertutup lakban dan tangan terikat. Video tersebut dibagikan oleh akun instagram @adalahkabupatenbandung, Jumat (30/12/2022).

Berdasarkan keterangan unggahan, pemuda tersebut adalah korban begal di wilayah Cicukang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

“Dari video yang dibagikan pengguna TikTok @ fajarpratama1995 korban dibegal di kawasan Cicukang. Usai kejadian, korban dinaikan kedalam mobil dengan mata dilakban dan tangan diikat lalu diturunkan didekat Pabrik Leding, Mengger, Bandung,” tulis keterangan unggahan @adalahkabupatenbandung.

Ketua RW 03 Desa Sukapura, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Deden Muhammad Soleh (53) mengaku mengetahui adanya seorang pemuda yang terikat dan ditutupi lakban, dari pengemudi ojek online (ojol) yang lewat.

Deden pun segera mendatangi lokasi dan membawa pemuda yang diduga korban begal tersebut ke tempat yang lebih terang.

“Takutnya kan ada luka atau apa. Pas dibawa manggil saya sebagai RW. Saya juga takutnya ada warga saya yang jadi korban. Makanya saya langsung ke lokasi. Ternyata bukan warga saya,” katanya saat dihubungi, Sabtu (31/12/2022).

Deden menjelaskan sebelum membuka lakban yang menutupi mata pemuda tersebut, ia meminta warga mengambil video jika diperlukan oleh kepolisian. Selain itu, ia juga sudah berkomunikasi dengan jajaran kepolisian dari Polsek Dayeuhkolot.

“Terus korban itu dalam keadaan mata tertutup sebelum dibuka saya minta direkam dulu, takutnya ada apa-apa. Sebelum dibuka saya kontak juga Babinsa dan pihak Kapolsek Dayeuhkolot. Kemudian lakbannya langsung saya buka,” ujarnya, mengutip Kompas.

Deden mengatakan, korban mengaku motor miliknya, handphone, beserta dompet raib dibawa pelaku.

“Sementara sudah terjadi, korban disekap terus dibawa puter-puter. Nah mungkin diturunin di lokasi ini,” tutur dia.

Menurut penuturan korban, saat dibegal, korban sedang menunggu temannya menggunakan sepeda motor. Tiba-tiba ada sebuah mobil berisi tiga orang langsung mengadangnya.

“Kemudian menuduh korban sebagai membawa obat. Bahkan sempat digeladah. Pelaku mengaku dari tim prabu. Padahal korban tersebut enggak pernah memakai obat-obat, dan berani dites urine. Itu emang modusnya kaya gitu,” ungkapnya.

Setelah mendapatkan keterangan dari korban, pihaknya langsung meminta korban menghubungi salah satu anggota keluarganya.

“Korban mengetahui kontak ibunya, langsung dihubungi, langsung keluarganya datang ke sini. Bahkan keluarganya kaget juga, kejadiannya di Cicukang,” imbuhnya.

Deden mengungkapkan, tidak ada luka apa pun di tubuh korban.

Sementara, Kapolsek Dayeuh Kolot Kompol Tedi Rusman mengatakan, korban sempat dibawa keliling oleh pelaku begal.

“Setelah ditanya, ternyata dia diambil motornya, dan dimasukan ke dalam mobil, lalu dilakban (mata). Kemudian dibawa keliling-keliling entah ke mana. Mungkin dibuang di sana,” terangnya.

Tedi membenarkan jika korban kehilangan barang-barangnya. Menurutnya, kejadian awal, ada di Cicukang yang merupakan wilayah hukum Polres Cimahi.

“Kondisi malam saudaranya langsung datang ke lokasi dan langsung di bawa ke rumahnya. Setelah itu kita tidak ada kontak lagi. Soalnya kejadian awal bukan di sini,” pungkas dia.(lio)

Exit mobile version