Kabupaten Malang, blok-a.com – Polres Malang melaksanakan pra rekonstruksi kecelakaan maut yang terjadi di Tol Pandaan-Malang, arah Malang, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, pada Jumat (27/12/2024).
Kegiatan yang digelar di Rest Area Singosari ini juga dihadiri Sigit Winarno (65), sebagai pengemudi truk wingbox yang ditetapkan sebagai tersangka.
Kasatlantas Polres Malang, AKP Widya Gana Putra Dhirotsaha mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mengungkap kejadian secara runtut dan memperjelas proses penyelidikan peristiwa laka lantas yang terjadi pada Senin (23/12/2024) lalu.
Setidaknya ada 24 adegan yang diperagakan tersangka dalam pra rekonstruksi kecelakaan yang merenggut 4 nyawa di Tol Malang itu.
“Tadi ada 24 adegan yang diperagakan langsung oleh tersangka. Tentunya kegiatan pada hari ini untuk membuat terang. Agar saat pemeriksaan, jika masih ditemukan hal-hal lain dalam pemeriksaan akan kami dalami,” ungkap Gana di lokasi keadian, Jumat (27/12/2024).
Kegiatan diawali dengan tersangka memperagakan awal mula mesin truk terindikator mengalami kenaikan suhu. Selanjutnya sopir menepikan truk, hingga melakukan penganjalan ban menggunakan balok kayu.
“Saat tersangka mengganjal ban bagian belakang, di situlah baru terjadi kejadian truk mundur tanpa terkendali,” tambahnya.
Di adegan terakhir, yakni adegan 24 tersangka juga memperagakan dirinya terjatuh ke jalan saat mengejar truk sebanyak dua kali adegan.
“Sementara ini 24 adegan sesuai dengan apa yang disampaikan dan dialami oleh tersangka,” jelasnya.
Terkait status tersangka, Gana mengungkapkan bahwa tersangka telah ditahan di rumah tahanan (Rutan) Polres Malang. Ia juga mebambahkan, bahwa Polres Malang telah berkirim surat ke PT RAPI Trans Logistik sebagai pemilik kendaraan.
“Kami sudah kirimkan surat pemanggilan, nanti akan kami update secepatnya. Ancaman hukuman juga nanti akan kita update,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, kecelakaan maut ini terjadi di Tol Pandaan-Malang, Senin (23/12/2024) pukul 15.17 WIB.
Kronologi kecelakaan bermula saat sebuah truk bermuatan pakan ternak tidak kuat menanjak dalam kondisi jalan tanjakan di Tol Pandaan – Malang, arah Surabaya-Malang.
“Truk berhenti di bahu jalan dan sempat diganjal oleh sopir, namun ganjalan tersebut tidak cukup kuat sehingga truk mundur secara tidak terkendali,” kata Kapolres Malang, AKBP Putu Kholis Aryana, Senin (23/12/2024).
Pada saat bersamaan, dari belakang truk melaju bus pariwisata Tirto Agung yang membawa rombongan 40 pelajar SMP Islam Terpadu dari Gunung Putri, Bogor.
Tabrakan pun tidak dapat dihindarkan. Bus tersebut akhirnya terguling dan melintang ke badan jalan.
Insiden tersebut menewaskan empat orang, termasuk sang sopir bus. Korban luka-luka dilarikan ke sejumlah rumah sakit terdekat, seperti RSUD Lawang dan RS Saiful Anwar Malang. (ptu/bob)




