Mojokerto, blok-a.com – Aksi pencurian sepeda motor kembali terjadi di wilayah Kabupaten Mojokerto. Kali ini, satu unit Honda Vario 125 warna merah dengan nomor polisi S-5070-NBZ milik Titin Nasifatul Umroh dilaporkan raib digondol pencuri di Dusun Karang Nongko, RT 1 RW 1, Desa Balongmojo, Kecamatan Puri, Jumat (12/12/2025) sore.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.06 WIB dan telah dilaporkan secara resmi ke Polsek Puri. Laporan korban tercatat dengan Surat Tanda Terima Laporan Pengaduan Masyarakat (STTLP) Nomor STTLP/3/XII/2025/SPKT.
Berdasarkan keterangan korban, kejadian bermula saat saksi bernama Muhammad Deni Kurniawan memarkir sepeda motor tersebut di depan gudang milik pelapor.
Saat itu, motor dalam kondisi terkunci, sedangkan kunci kontak dilepas dan disimpan di dalam dashboard bagian depan.
Namun, setelah masuk ke dalam rumah dan beberapa menit kemudian keluar untuk menggunakan sepeda motor, korban mendapati kendaraannya sudah tidak berada di lokasi parkir.
Aksi pencurian tersebut terekam kamera CCTV di sekitar lokasi kejadian. Dalam rekaman terlihat seorang pelaku datang mengendarai sepeda motor warna hitam, lalu dengan cepat membawa kabur Honda Vario 125 warna merah milik korban.
Korban mengaku terkejut atas kejadian tersebut dan berharap pihak kepolisian segera mengungkap pelaku pencurian.
“Saya berharap pelaku cepat tertangkap. Motor itu setiap hari saya gunakan untuk aktivitas. Saya juga mohon bantuan masyarakat jika melihat motor dengan ciri-ciri tersebut,” ujar Titin usai melapor di Polsek Puri, Jumat petang.
Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp16 juta. Hingga kini, identitas pelaku masih dalam tahap penyelidikan (lidik) oleh Unit Reskrim Polsek Puri. Polisi telah mengumpulkan keterangan saksi serta sejumlah bukti awal, termasuk rekaman CCTV.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan memastikan kendaraan diparkir di tempat aman serta dilengkapi pengaman tambahan guna mencegah tindak pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
Kasus ini menambah daftar kejadian curanmor di wilayah Mojokerto dan diharapkan partisipasi masyarakat dapat membantu mempercepat pengungkapan kasus tersebut.(sya/lio)




