Modus Cinta di Aplikasi Tinder, Pasutri Asal Kediri Tipu Pemuda Gresik Puluhan Juta

Ilustrasi Tinder.(Shutterstock)
Ilustrasi Tinder.(Shutterstock)

Gresik, blok-a.com – Cinta buta membawa sial. Mungkin hal itu yang dialami seorang pemuda asal Kecamatan Cerme, Gresik yang jadi korban penipuan setelah menjalin hubungan virtual dengan perempuan yang dikenalnya lewat aplikasi Tinder. Uang Rp47 juta miliknya raib.

Kapolsek Cerme Iptu Andik Asworo mengatakan, dua pelaku yang merupakan sepasang suami istri asal Kediri, kini telah diamankan.

“Begitu menerima laporan, anggota kami langsung bergerak cepat dan berhasil mengamankan kedua pelaku,” kata Iptu Andik, Senin (5/5/2025).

Kejadian bermula pada Oktober 2024. Korban, C (24), berkenalan dengan WRSW (27) yang mengaku sebagai perawat dan sedang single melalui Tinder.

WRSW berdalih ayahnya tengah dirawat di rumah sakit, cerita yang kemudian diketahui palsu.

Karena merasa telah dekat secara emosional, korban mulai mentransfer uang kepada pelaku secara bertahap hingga totalnya mencapai Rp47 juta.

Curiga dengan cerita sang perempuan, korban akhirnya memverifikasi sendiri dan mendapati bahwa tidak ada keluarga yang dirawat di rumah sakit. Korban pun melapor ke Polsek Cerme.

“Dari penyelidikan, kami lacak keberadaan pelaku di Desa Kedungmalang, Papar, Kediri. Keduanya kami amankan pada Rabu (30/4/2025) pukul 17.30 WIB,” jelas Kapolsek.

Kedua pelaku, WRSW dan suaminya FAW (27), mengakui telah menggunakan uang hasil penipuan untuk kebutuhan sehari-hari.

Polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu unit iPhone 13 dan satu bendel rekening koran milik korban. Keduanya kini mendekam di sel Polsek Cerme untuk proses hukum lebih lanjut.

“Ini bentuk komitmen kami dalam melindungi masyarakat dari modus-modus penipuan digital. Masyarakat kami imbau lebih waspada dalam berinteraksi di media sosial,” pungkas Iptu Andik.

Keduanya dijerat dengan Pasal 378 KUHP tentang tindak pidana penipuan.(ivn/lio)

Exit mobile version