Dirampok Lalu Dibuang di Tepi Jalan, Video Pria Asahan Viral di FB

Ilustrasi: perampokan dengan senjata api (foto: hcdlaw.com.au)
Ilustrasi: perampokan dengan senjata api (foto: hcdlaw.com.au)

Asahan, blok-a.com – Aksi perampokan disertai penganiayaan terjadi di Kabupaten Asahan, Kamis (21/3/2024) malam. Korban ditemukan warga dalam kondisi terikat, di sekitaran Pulo Maria, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara.

Kejadian ini diketahui usai beredar video viral, detik-detik warga menemukan dan menyelamatkan korban. Saat ditemukan, kakinya dibelit tali, kedua tangannya diikat ke belakang, sementara matanya ditutup dengan lakban warna kuning.

Video tersebut beredar di media sosial Facebook. Dalam video tersebut, diketahui bahwa korban mengaku sebagai warga Desa Sei Piring, Kecamatan Pulo Rakyat, saat ditanyai warga.

Korban yang bertubuh gempal itu menerangkan kalau dirinya dirampok saat berada di lokasi usaha Pasaman Jaya, yang berada di Jalinsum, sekitaran Kecamatan Teluk Dalam.

Awalnya, korban didekati sejumlah pria, lalu diminta untuk menunjukkan keberadaan narkoba.

“Iya dihajar aku. Kalo Pulo Maria pasti kenal aku. Orang Sei Piring aku, gang duda. Aku dihardik, mana narkoba? mana narkoba? Gitu oleh 5 orang. Melawan aku, terus dimasukkan ke kendaraan (mobil, red) aku. Di dalam aku dipukuli,” jelasnya kepada warga.

Warga memintanya memberi keterangan lebih lanjut mengenai ciri-ciri pelaku. Korban yang diperkirakan berusia lebih dari 50 tahun itu mengingat bahwa para pelaku menumpang mobil warna putih, serta bersenjata api.

“Warna putih mobilnya. Kalo gak (naik) Avanza, ya Inova itu. Mereka bawa pistol, bawa apa dia. Ini kan (leher) dicucuk. Bukan polisi, kalo polisi gak gitu,” jawabnya.

Berdasarkan sumber rekaman video unggahan salah satu akun Facebook tersebut, kejadian diperkirakan berlangsung sekitar pukul 20.00 WIB.

“Sekitar setengah jam di sini (dibuang di lokasi). Kejadiannya dua jam lalu,” ucap korban ketika diberitahu warga saat itu pukul 22.00 WIB.

Sementara itu, tim blok-a.com mencoba berkoordinasi dengan pihak kepolisian setempat. Namun hingga saat ini belum ada yang memberikan keterangan resmi.

Ketika menghubungi Kapolsek Air Batu, AKP Agus Leo Matondang, menyarankan untuk meminta keterangan Kasie Humas Polres Asahan.

“Ke Polres, Kasie Humas aja ya lae,” jawab Kapolsek Air Batu AKP Agus Leo Matondang saat dikonfirmasi, Jumat (22/3/2024) sekira pukul 15.55 WIB.

Namun, pihak Polres Asahan belum dapat memberikan keterangan resmi. Pasalnya, kasus tersebut ditangani oleh pihak Polsek Air Batu. Demikian konfirmasi dari Kanit Jatanras Satreskrim Polres Asahan, Ipda Supangat saat dihubungi va telepon.

“Kami diperintahkan Kasat cuma back-up bang. Yang nangani orang Polsek (Air Batu),” ucap Kanit Jatanras Satreskrim Polres Asahan Ipda Supangat, dari seberang telepon, pukul 16.54 WIB.

Hingga berita ini dikirim ke redaksi, belum diperoleh keterangan resmi dari Polres Asahan. Kasi Humas Polres Asahan, AKP Doli Silaban juga belum membalas konfirmasi yang dikirimkan lewat pesan WhatsApp.(ric/kim/gni)

Exit mobile version