Diduga Hasil Penipuan, Bus Mini Diamankan Satlantas Polres Mojokerto di Exit Tol Jombang

Barang bukti bus mini yang dibawa lari penipu berhasil diamankan di exit tol Jombang.(blok-a.com/Syahrul Wijaya)
Barang bukti bus mini yang dibawa lari penipu berhasil diamankan di exit tol Jombang.(blok-a.com/Syahrul Wijaya)

Mojokerto, blok-a.com – Sebuah bus mini yang diduga merupakan hasil tindak penipuan berhasil diamankan oleh petugas Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Mojokerto setelah mengalami mogok di Exit Tol Jombang-Mojokerto, Selasa (8/4/2025) sore.

Bus berwarna putih dengan nomor polisi K 7874 OF itu sebelumnya dilaporkan hilang setelah dibawa kabur oleh seseorang yang berpura-pura menjadi calon pembeli.

Keberadaan kendaraan tersebut terdeteksi setelah Satlantas menerima informasi dari salah satu radio berita di Surabaya yang melaporkan adanya dugaan penipuan jual beli kendaraan.

Kasat Lantas Polres Mojokerto, AKP Ridho Rinaldo Harahap, mengatakan bahwa informasi yang diterima menyertakan ciri-ciri kendaraan secara rinci, termasuk warna dan tulisan di badan bus, sehingga memudahkan proses pencarian.

“Kami mendapat informasi bahwa ada minibus warna putih bertuliskan ‘Dita Trans Jaya’ yang dibawa lari oleh calon pembeli,” ujar AKP Ridho.

Bus tersebut diketahui melaju dari arah Tol Penompo menuju Jombang. Saat melintasi Pos Mertex, kendaraan terlihat oleh anggota Satlantas yang tengah berjaga dan langsung dilakukan pengejaran.

“Kebetulan ada anggota saya yang melihat bus itu melintas. Petugas langsung melakukan pengejaran hingga ke Exit Tol Jombang. Saat ditemukan, kendaraan dalam kondisi mogok,” jelasnya.

Karena diduga berkaitan dengan tindak pidana penipuan, kasus tersebut kini ditangani oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mojokerto.

Kasat Reskrim AKP Nova Indra Pratama membenarkan bahwa pihaknya telah menerima terduga pelaku beserta barang bukti berupa bus mini.

“Benar, kami telah menerima pelimpahan kasus ini dari Satlantas, namun saat ini masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut,” kata AKP Nova.

Unit Reskrim Polres Mojokerto tengah mendalami kasus ini guna mengungkap motif serta modus operandi pelaku. (sya/lio)

Exit mobile version