RSUD RA Basoeni Mojokerto Launching Layanan Dialisis dan Kring Bazz 

Bupati Gus Barra saat meresmikan layanan dialisis dan kring bazz di RSUD R.A. Basoeni.(blok-a.com/Syahrul Wijaya)
Bupati Gus Barra saat meresmikan layanan dialisis dan kring bazz di RSUD R.A. Basoeni.(blok-a.com/Syahrul Wijaya)

Mojokerto, blok-a.com – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) R.A. Basoeni terus berinovasi dalam meningkatkan layanan kesehatan bagi masyarakat.

Pada Kamis (20/3/2025), rumah sakit ini meresmikan layanan Dialisis atau cuci darah, serta inovasi terbaru, Kring Bazz (Konsultasi Kesehatan Daring Basoeni).

Peresmian tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra.

Dengan hadirnya layanan dialisis ini, RSUD R.A. Basoeni kini dapat memberikan perawatan yang lebih optimal bagi pasien gagal ginjal yang membutuhkan cuci darah secara rutin.

Sementara itu, Kring Bazz menghadirkan kemudahan konsultasi kesehatan bagi masyarakat melalui WhatsApp 24 jam di nomor 0821-4593-4150, yang dapat diakses melalui chat maupun video call.

Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra, mengapresiasi langkah RSUD R.A. Basoeni dalam meningkatkan akses layanan kesehatan.

Ia menegaskan bahwa Kring Bazz merupakan bagian dari program 100 hari kerja yang bertujuan untuk menciptakan Kabupaten Mojokerto yang lebih maju, adil, dan makmur.

“Kami ingin meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, dan layanan ini diharapkan dapat mendekatkan akses kesehatan, terutama bagi masyarakat di wilayah utara sungai,” ujar Bupati Al Barra.

Direktur RSUD R.A. Basoeni, Rasyid Salim, menjelaskan bahwa selain layanan dialisis dan Kring Bazz, pihaknya juga menghadirkan beberapa program inovatif lainnya, seperti Gemes Aja (Gerakan Mental Sehat Anak Remaja) dan Lanjut Bazz (Layanan Antar Jemput Pasien Rawat Jalan).

“Kami ingin memberikan pelayanan terbaik agar masyarakat tidak perlu berobat jauh-jauh. Dengan adanya unit hemodialisis dan layanan daring seperti Kring Bazz, kami berharap masyarakat semakin mudah mengakses layanan kesehatan yang mereka butuhkan,” jelasnya.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, acara peresmian ini juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak yatim dan dhuafa, serta penyerahan 40 unit kursi roda bagi warga yang membutuhkan.

Acara ini turut dihadiri oleh Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Mojokerto, Wakil Bupati Mojokerto, Staf Ahli Bupati, sejumlah perangkat daerah, perwakilan Pernefri Jatim, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto, Ketua IDI Kabupaten Mojokerto, serta para camat dari Kecamatan Jetis, Gedeg, dan Dawarblandong.(sya/lio)

Exit mobile version