blok-a.com – Hubungan seksual merupakan suatu kebutuhan bagi seorang pria yang sudah menikah. Hal tersebut dilakukan bukan hanya untuk memberi kesenangan, namun banyak hal yang didapat setelah melakukan hubungan seksual salah satunya mengurangi stress.
Bagi sebagian pria ukuran besar kecilnya penis merupakan suatu hal yang penting. Karena hal tersebut menentukan kejantanan mereka. Jika penis berukuran kecil maka pria akan merasa kurang percaya diri.
Namun saat ini banyak yang beranggapan bahwa pria dengan badan gemuk memiliki penis berukuran pendek dan kecil. Hal tersebut mengakibatkan para pria berbadan gemuk menjadi minder.
Hingga kini statement pria gemuk mempunyai penis kecil masih banyak dibicarakan masyarakat. Untuk itu simak penjelasan berikut ini mengenai hal yang mempengaruhi kecilnya penis.
1. Obesitas mengganggu produksi hormon testoteron
Obesitas tidak hanya mempengaruhi kesehatan tubuh seperti meningkatnya resiko penyakit jantung, pembuluh darah, dan metabolisme. Akan tetapi obesitas juga mempengaruhi produksi hormon testoteron.
Hormon testoteron merupakan hormon yang menentukan perkembangan organ reproduksi yakni penis dan kantong zakar. Jika hormon testoteron memiliki kadar yang rendah maka pria akan mengalami gangguan reproduksi seperti mengecilnya ukuran penis serta sperma yang diproduksi menjadi sedikit, begitu juga sebaliknya.
2. Tertutup atau tertimbun oleh lemak perut
Tanggapan bahwa pria gemuk memiliki penis kecil tidak sepenuhnya benar. Pria gemuk memiliki lemak di daerah panggul sekitar penis, hal tersebut mempengaruhi besar kecilnya penis karena besarnya lemak membuat penis menjadi tertutup atau tertimbun oleh lemak.
Hal itulah yang menyebabkan penis terlihat kecil, namun ketika pria tersebut menurunkan berat badan maka penis akan kembali terlihat besar karena lemak yang menutupinya telah hilang.
3. Faktor genetik
Faktor genetik juga bisa mempengaruhi besar kecilnya penis. Jika orang tua memiliki ukuran penis yang kecil maka kemungkinan besar anak akan menurunnya begitu juga sebaliknya.
Oleh karena itu tidak menutup kemungkinan bahwa pria yang memiliki tubuh proporsional mempunyai penis yang kecil jika genetiknya juga memiliki penis kecil. Begitu juga dengan pria gemuk kemungkinan bisa memiliki penis besar jika memiliki keturunan dengan penis besar.
4. Gangguan kesehatan pada penis
Gangguan kesehatan pada penis salah satunya adalah micropenis. Micropenis merupakan kondisi ketika penis memiliki ukuran lebih kecil dari normalnya. Hal tersebut dapat disebabkan oleh berbagai hal, salah satunya gangguan saat di dalam kandungan.
Jika pria yang beranjak dewasa memiliki ukuran panjang penis kurang dari 9 cm, maka kemungkinan pria tersebut mengalami micropenis. Jika kalian mengalami hal tersebut maka kalian harus konsultasi kepada dokter agar ditangani lebih lanjut.
(hen)




