Magetan, blok-a.com – RSUD dr. Sayidiman Magetan memanfaatkan ajang Pekan Pasar Raya Magetan (PPRM) 2026 untuk mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat. Tak hanya menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis, rumah sakit tersebut juga memperkenalkan sejumlah fasilitas medis modern yang dimilikinya.
Kegiatan yang berlangsung di kawasan GOR Ki Mageti itu menjadi salah satu upaya RSUD dr. Sayidiman dalam memberikan edukasi kesehatan. Sekaligus mengenalkan beragam layanan kepada masyarakat, bertepatan dengan peringatan Hari Jadi ke-351 Kabupaten Magetan.
Direktur RSUD dr. Sayidiman Magetan, dr. Rochmad Santoso, menjelaskan bahwa pelayanan yang diberikan tahun ini lebih beragam. Terutama jika dibandingkan kegiatan sebelumnya yang berfokus pada pengobatan umum melalui program Bagas Waras.
Di stan tersebut, masyarakat bisa menjalani pemeriksaan sederhana untuk mengetahui kadar gula darah, kolesterol, dan asam urat. Selain itu, tersedia konsultasi langsung dengan dokter spesialis serta pelayanan fisioterapi tanpa dipungut biaya.
“Konsep kami saat ini menghadirkan layanan pemeriksaan laboratorium sederhana untuk mengetahui kadar kolesterol, gula darah, dan asam urat, serta layanan fisioterapi dan konsultasi dokter spesialis langsung di lokasi,” ujar Rochmad, Rabu (14/10/2026).
Untuk memastikan pelayanan berjalan optimal, RSUD dr. Sayidiman menyiapkan lima tim tenaga kesehatan yang bertugas secara bergantian setiap hari. Tenaga yang dilibatkan meliputi dokter spesialis, apoteker, perawat, petugas fisioterapi, dan tenaga promosi kesehatan.
Dokter spesialis yang dijadwalkan memberikan konsultasi mencakup bidang mata, bedah, penyakit dalam, dan jantung.
Pengunjung yang mengalami keluhan pada otot, seperti pegal di bagian pundak maupun tangan, juga dapat memanfaatkan fasilitas fisioterapi. Pelayanan tersebut didukung peralatan khusus yang dioperasikan oleh petugas.
Selain pelayanan langsung, RSUD dr. Sayidiman turut memperkenalkan teknologi medis yang tersedia di rumah sakit. Di antaranya alat mamografi untuk membantu pemeriksaan dan deteksi dini kanker payudara serta CT Scan dengan teknologi modern.
Rochmad mengatakan, kehadiran alat mamografi diharapkan dapat mendukung upaya deteksi dini kanker payudara, sehingga masyarakat memiliki akses lebih dekat terhadap pemeriksaan tersebut.
Saat ini, penggunaan alat mamografi masih menunggu penyelesaian proses perizinan. BAPETEN juga telah melakukan kunjungan terkait proses tersebut.
“Untuk alat mamografi pemeriksaan kanker payudara, saat ini di wilayah Karesidenan Madiun baru ada di rumah sakit kami. Hari ini bahkan tengah dilakukan kunjungan dari BAPETEN untuk proses perizinan, dan insya Allah dalam waktu paling lama satu bulan izinnya sudah terbit,” ungkapnya.
Menurut Rochmad, pengenalan fasilitas medis melalui PPRM menjadi kesempatan bagi rumah sakit untuk memberikan informasi kepada masyarakat mengenai layanan yang dapat diakses di RSUD dr. Sayidiman.
Ia berharap keberadaan fasilitas tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat Magetan, sehingga warga tidak perlu selalu mencari layanan medis ke luar daerah. (nan)




