Kota Malang, blok-A.com – Sejumlah Apotek di Kota Malang, berikan tanggapannya sendiri terkait isu obat sirup, yang diduga memicu gagal ginjal akut pada anak, Selasa (01/11/2022).
Sekitar pukul 10.30 WIB, blok-A.com mendatangi salah satu apotek yang berada di Jalan Tirto Utomo, Malang. Salah satu penjaga apotek, Azizah mengatakan jika obat-obat sirup di tokonya, sudah ditarik oleh petugas BPOM minggu lalu.
“Petugas BPOM minggu lalu kesini mas, narik obat sirup seperti Termorex yang memang bisa memicu gagal ginjal akut,” kata Azizah.
Ia pun sempat kaget saat mendengar kabar tentang obat sirup yang mengandung EG dan DEG.
“Iya waktu itu kaget mas,” ucap Azizah.
Mengenai kandungan EG dan DEG di obat sirup, Azizah berpendapat bahwa kandungan tersebut akan berbahan, jika takarannya melebihi anjuran BPOM.
“Setau saya jika kandungannya (EG atau DEG) berlebihan, itu emang bisa memicu gagal ginjal. Tapi balik lagi mas, ada memang bayi yang sensitif terhadap itu, ada juga yang tidak,” kata Azizah.
Selain keresahannya terhadap isu tersebut, Apotek yang tidak jauh dari Universitas Muhammadiyah Malang itu, juga mendapat pertanyaan dari masyarakat setempat.
“Bukan keluhan si mas, tapi mereka tanya sebaiknya tetap digunakan atau tidak, saat beritanya itu baru muncul. Bukab Termorex saat itu, tapi obat sirup yang satunya,” ungkap Azizah.
Saat ini, Apotek tersebut tidak mengedarkan lagi penjualan obat sirup seperti Termorex Sirup, Flurin DMP Sirup, Unibebi Cough Sirup, karena sudah ditarik oleh petugas BPOM.
Terpisah, pada Rabu 26/10/2022 minggu lalu, salah satu Apotek di Jalan Sigura-gura Kota Malang, enggan memberikan pendapatnya terkait isu obat sirup yang memicu gagal ginjal pada anak. Saat ditemui blok-A.com, ia tidak memberikan komentar apa-apa.
“Kita tidak jual mas, no komen no komen,” ucap salah satu penjaga toko dengan nada seperti kesal.
(rco)




