Mojokerto, blok-a.com – Pada libur panjang Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah sejak 6 Juni 2025, Kepolisian Resor Mojokerto meningkatkan pengamanan di berbagai titik wisata.
Lonjakan arus wisatawan yang diprediksi akan memadati kawasan Pacet, Trawas, hingga jalur pegunungan membuat aparat menerapkan pola pengamanan khusus.
Kapolres Mojokerto, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Dr. Ihram Kustarto mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah antisipatif untuk menjamin keamanan dan kelancaran mobilitas masyarakat selama libur panjang.
“Kami prediksi akan ada peningkatan volume kunjungan ke sejumlah destinasi unggulan. Untuk itu, kami akan maksimalkan kehadiran personel, baik untuk pengaturan lalu lintas maupun pengamanan tempat wisata,” kata Ihram usai memimpin apel gelar pasukan pengamanan di Mapolres Mojokerto.
Sebanyak puluhan personel akan ditempatkan di titik-titik rawan kemacetan dan kawasan wisata.
Polres Mojokerto juga mendirikan pos pengamanan dan pos pelayanan guna memantau arus kendaraan, memberikan pertolongan, dan mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Patroli akan kami lakukan secara terbuka dan tertutup, terutama di tempat-tempat yang berpotensi menimbulkan kerumunan. Kami ingin memastikan liburan berjalan kondusif,” ujar Ihram.
Selain itu, polisi juga meminta pengelola wisata untuk meningkatkan standar keamanan dan kenyamanan.
Mulai dari ketersediaan fasilitas medis darurat, jalur evakuasi, hingga papan petunjuk yang informatif, terutama di lokasi wisata alam yang rentan terhadap cuaca ekstrem atau bencana.
Ihram mengimbau masyarakat yang hendak berlibur untuk tetap waspada dan menjaga keselamatan selama perjalanan.
Ia meminta warga memastikan kondisi kendaraan laik jalan dan tak segan melapor kepada petugas bila mengalami kendala atau menemukan hal mencurigakan.
“Jangan lupa untuk patuhi rambu lalu lintas, jaga barang bawaan, dan utamakan keselamatan,” katanya.
Dengan kesiapan ini, Polres Mojokerto berharap masyarakat bisa menikmati libur Idul Adha dengan aman dan nyaman, tanpa gangguan berarti.
“Kami ingin masyarakat bisa fokus menikmati momen kebersamaan bersama keluarga,” kata Ihram.(sya/lio)









