Harta Kabid di Bappeda Pemprov Jatim Saksi Kasus OTT Ini Gede Banget, Rp57,8 Miliar

Kabid Randalev di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pemprov Jatim, Ikmal Putra
Kabid Randalev di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pemprov Jatim, Ikmal Putra.

Surabaya, blok-a.com – Salah satu saksi kasus OTT yang diuber-uber JPU KPK dalam sidang kasus terdakwa Wakil Ketua DPRD Jatim, Sahat Tua P Simanjuntak, hartanya tak masuk akal.

Harta seorang Kepala Bidang di Pemprov Jatim ini, yakni Kabid Randalev di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pemprov Jatim, bernama Ikmal Putra ini tertinggi se Jatim.

Khofifah yang Gubernur dan Wakil Gubernur saja di kisaran di bawah Rp15 miliar. Tapi sesuai yang dilaporkan ke LHKPN, harta Kabid Randalev Ikmal Putra, mencapai Rp57,8 miliar.

Ikmal jadi perhatian saat dihadirkan sebagai saksi untuk Sahat Tua Simandjuntak, terdakwa perkara korupsi dana hibah Pemprov Jatim di Pengadilan Tipikor Surabaya, Jalan Raya Juanda Sidoarjo, Selasa (30/5/2023) lalu.

Hal itu lantaran dari 4 saksi yang dihadirkan, Magister Ilmu Ekonomi Uiversitas Brawijaya Malang itu paling banyak dicecar Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK).

Tiga saksi lain, adalah Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang mantan Pj Gubernur Riau, Hari Nur Cahya Murni; Sub Koordinator Perencanaan dan Pendanaan Bappeda Jatim, Rusmin; dan Kabiro Kesra Pemprov Jatim, Imam Hidayat.

Sebagai kepala bidang, Ikmal terbilang fantastis karena memiliki harta kekayaan mencapai puluhan miliar rupiah.

Dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) di laman e-lhkpn, total harta kekayaan Ikmal mencapai Rp 57,8 miliar (57.833.680.948).

Harta kekayaan tersebut, sebagian besar berupa tanah dan bangunan total bernilai Rp57.116.500.000. Rinciannya tanah dan bangunan seluas 499 m2/140 m2 di Palembag hasil warisan senilai Rp 3.150.000.000.

Lalu tanah seluas 151 m2 di Bandar Lampung hasil warisan Rp735.000.000, tanah dan bangunan 1.075 m2/1.075 m2 di Bandar Lampung hasil warisan Rp31.500.000.000, serta tanah dan bangunan 186 m2/54 m2 di Surabaya hasil sediri Rp3.150.000.000.

Berikutnya tanah dan bangunan 216 m2/176 m2 di Surabaya hasil sendiri Rp6.300.000.000, tanah 400 m2 di Surabaya hasil sendiri Rp4.200.000.000, serta tanah 138 m2 di Surabaya hasil sendiri Rp1.449.000.000.

Kemudian tanah dan bangunan 22 m2/18.25 m2 di Surabaya hasil sendiri Rp787.500.000, tanah dan bangunan 54 m2/43.5 m2 di Surabaya hasil sendiri Rp2.100.000.000, serta tanah dan bangunan 342 m2/342 m2 di di Surabaya hasil sendiri Rp3.745.000.000.

Selain tanah dan bangunan, Ikmal juga memiliki alat trasportasi dan mesin bernilai Rp800.000.000 berupa mobil Jeep Wrangler 2.8L AT tahun 2012 hasil sendiri.

Dia juga memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp760.000.000, kas dan setara kas Rp95.180.948, serta utang Rp938.000.000

Harta Ikmal tersebut naik Rp2.767.430.985 dari laporan periodik 2020 sebesar Rp55.066.249.963 atau naik Rp6.472.345.372 dari awal menjabat sebesar Rp51.361.338.576.(kim)

Kirim pesan
Butuh bantuan?
Hai, apa kabar?
Apa yang bisa kami bantu?