Surabaya, blok-a.com – Aliansi Madura Indonesia (AMI) meluncurkan catatannya terkait banyaknya pabrik rokok ilegal di Pamekasan dan Sumenep. Sayangnya, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kantor Wilayah Bea Cukai Jatim I, terkesan melempem.
Hal itu menyusul laporannya kepada DJBC Kantor Wilayah Bea dan Cukai Jatim I, beberapa waktu yang tidak ada tindakan.
Ketua AMI, Baihaqi Akbar, menegaskan laporannya menunjukkan adanya pabrik rokok yang memproduksi rokok tanpa pita cukai.
Menurut Baihaqi, tindakan pabrik rokok itu bisa merugikan negara, karena tidak membayar pajak.
“Kenapa kami tidak melaporkan di Bea Cukai Pamekasan, karena menurut kami di sana sama dengan tidak ada orangnya. Karena terjadi pembiaran pabrik rokok ilegal,” jelas Baihaki.
Kali ini, Baihaqi, menemui langsung Kepala Seksi Humas DJBC Kanwil Bea Cukai Jatim I, Rabu (1/3/2023).
Dia menambahkan, kinerja Kanwil Bea Cukai Jatim hanya berani menangkap pedagang kecil rokok ilegal, namun tidak berani menindak pabriknya.
“Janganlah kita disuguhi kabar penyitaan rokok ilegal. Yang diamankan itu kurir, dan pedagang kecil. Kenapa pabriknya dibiarkan. Kami sudah kasik data laporan akurat dan jelas, dibiarkan,” imbuh Baihaqi.
Sementara itu, Kepala Seksi Bimbingan Kepatuhan dan Hubungan Masyarakat, Trimulyo Cahyono, mengatakan usai mendapatkan laporan dari AMI pihaknya telah berkordinasi dengan tim penindakan.
“Kami mohon waktu, karena kami sedang koordinasi dengan tim penindakan,” ujarnya.
Katanya, DJBC Kanwil BC Jatim I tidak bisa langsung serta merta turun ke lokasi yang dimaksud, harus melalui tahapan dan proses terlebih dahulu.
Mendengar jawaban itu, Baihaqi, meradang. Menurutnya, DJBC Kanwil BC Jatim I terlalu berbelit-belit, dan mengesankan ada pembiaran.
“Kami kecewa. Jawaban Kanwil Bea Cukai Jatim I seperti takut. Dalihnya ada tahapan dan proses. Lah selama ini kerjanya apa, kan sudah jelas titik dan lokasinya. Masak nangkap rokok ndak tahu pabriknya, bohong semua itu pekerjaanya,” ujar Baihaqi kecewa.
Untuk itu AMI, dan massa aktivis lain akan berunjuk rasa dan meluapkan kekecewaannya dengan demo ke DJBC Kanwil BC Jatim I dalam waktu dekat.(kim/lio)




