Suka Duka IRT Jadi Content Creator, Dikomen Negatif Hingga Blusukan ke Desa-Desa 

Mia Yusnita (dok. Instagram Mia Yusnita)
Mia Yusnita (dok. Instagram Mia Yusnita)

Malang, Blok-a.com – Mungkin banyak yang mengira kehidupan seorang content creator serba enak. Padahal faktanya, ada banyak proses yang harus ditempuh. Apalagi bagi seorang konten kreator yang juga merangkap peran sebagai ibu rumah tangga.

Content Creator Sebagai Hobi

Mia Yusnita merupakan ibu rumah tangga dan seorang wirausaha yang memiliki hobi membuat konten Ia telaten menekuni hobi tersebut hingga sukses menjadi content creator.

“Ya karena dari hobi dan gak punya ekspektasi apa-apa, cuma dapat bonusnya di sini gitu loh. Ya, karena apa, ya bonus aja sih aku bilangnya,” ujar Mia.

Mia mengaku mendapatkan keuntungan awalnya dari aplikasi TikTok yang bermula dari dance challenge yang ada di TikTok. Namun seiring perkembangan Instagram Mia pun beralih platform.

“IG sih, aku TikTok ini dulu 2019 jadi zaman-zaman corona itu aku justru dapatnya di TikTok karena dance challenge adanya di situ. Semenjak Instagram ada reels ya, nah itu akhirnya trend dari TikTok tuh bergeser ke reels Instagram terus gatau gara-gara bekal ini akhirnya terus dapat kontrak pertama di IG nih baru pindah ke ig,” kata Mia. 

Mia Yusnita juga mengakui bahwa ia merupakan content creator yang mempelajari proses dan teknik melalui komunitas. Mulai dari proses penggalian konten, pengambilan angle, dan editing video yang dilakukan. 

Meski hal ini membuat banyak berkembang, namun harus diakui bahwa prosesnya tidak mudah. Mia mengatakan bahwa saat mendapatkan project pertama ia merasa kesulitan.

“Pertama kali itu dapet project soft opening salah satu kafe di Malang. Itu pertama kali yang aku biasanya ngonten di rumah terus keluar Terus harus nyari angle video, gimana itu sumpah ngga bisa. Bingung. Itupun pertama kali dapet client, salah semua,” ujar Mia saat diwawancarai pada Jumat (31/05/2024).

Mia mengatakan jika ia mengerjakan semuanya sendiri mulai dari visit, take video konten, hingga voice over.

“Iya, jadi kita kerjakan sendiri,” ujar Mia.

Suka Duka Content Creator

Mia menceritakan kisah ketika anaknya masih kecil dan ia masih menyusui. Saat itu ia mendapatkan komentar negatif dari netizen. Hal itu tidak membuatnya patah semangat, namun malah membuatnya termotivasi dan ingin membuktikan bahwa ibu rumah tangga juga bisa berkarya.

“Cuma saya pernah dapat komentar di tahun 2019 yang memicu saya untuk berkreasi sampai sekarang itu,” ungkap Mia.

“Jadi ibu rumah tangga ga bisa bantu suami secara finansial gitu itu pernah dikomen bikin sakit hati. Tapi jadi pemicu untuk kita semangat terus berkreasi. Terus buktiin kalau bisa kalau wanita udah mau bergerak gitu,” tambahnya.

5 Tahun berselang sejak mendapat komentar negatif, kini Mia sukses sebagai ibu rumah tangga sekaligus wirausahawan dan content creator.

Mia juga seringkali menghadapi tantangan. Seperti ketika akan visit lalu kehujanan, dan mengalami kendala ketika tempat visit jauh dan salah membaca maps.

“Hampir 33km sini ke Bumiaji hujan nyampe itu basah ya ampun masih ini ini harus datang. Jadi kayak, kok gini banget ini. Masa iya selebgram kayak itu sih tantangannya, seperti itu. Terus kita visit jauh-jauh, terus nyampe ga sesuai ekspektasi,” ujar Mia saat diwawancara.

“Tempat visitnya yang jauh. Terus habis itu salah baca maps, muter-muter, pernah kita itu,” lanjutnya.

Pengalaman pahit ini membuat Mia sadar akan pentingnya persiapan matang sebelum berangkat membuat konten. Menurutnya, walaupun membuat konten hanyalah hobi baginya. Namun harus dipersiapkan matang-matang, agar tidak terjadi kendala yang merugikan. 

Sebagai ibu rumah tangga yang senang membuat konten di media sosial, pastinya suka-duka yang telah Mia alami tidaklah sedikit. Meskipun begitu, setiap hari di tengah kesibukannya sebagai ibu rumah tangga, Mia selalu berusaha untuk terus belajar, memperkaya ilmu dan juga informasi yang berguna untuk perkembangan karya. Termasuk dengan mengikuti komunitas dan menjalin relasi dengan sesama influencer. (mg5)

Penulis: Aulia Putri Indrianti (Mahasiswi Universitas Trunojoyo Madura)

Exit mobile version