Kota Malang, blok-A.com – FOMO atau Fear of Missing Out adalah perasaan gugup dan cemas yang dialami seseorang ketika dirinya tidak menghadiri acara sosial.
Di era digital, FOMO diartikan juga sebagai perasaan takut kehilangan momen dan sesuatu yang sedang dialami atau dilakukan oleh banyak orang, misalnya sesuatu yang sedang tren di media sosial.
Salah satu fenomena yang sempat dibahas, yaitu Jasa Screenshot Iphone. Ini menandakan bahwa adanya perasaan takut dari seseorang yang menggunakan jasa tersebut, hanya untuk mengikuti trend dan meningkatkan kelas sosialnya. Lalu, bagaimana cara kita mengendalikan FOMO?
Psikolog RS UMM, Rr. Nia Paramita Yusuf memberikan empat tips bagaimana supaya manusia bisa terhindar dari FOMO. Ia menegaskan bahwa harus lebih fokus terhadap diri sendiri
- Fokus Pada Diri Sendiri
Salah satu kunci untuk terhindar dari FOMO, ialah dengan fokus pada diri sendiri. Hal ini akan membentuk mindset, bahwa diri kita lebih penting daripada orang lain.
“Fokus pada diri sendiri, bahwa kita harus lebih bahagia dari yang kemaren,” tutur Nia pada Selasa (27/09/2022).
- Batasi Media Sosial
Nia menyarankan agar manusia harus punya batasan daoam bermain sosial media. Hal ini baik bagi diri kita, agar tidak terpancing oleh postingan orang lain. Terlebih, postingan itu dianggap mewah, dan menimbulkan kecemburuan sosial. Ia juga menyarankan agar media sosial digunakan untuk hal positif saja.
- Circle Pertemanan
Tips yang ketiga, jika kalian ingin mencari teman, usahakan untuk tidak di media sosial, karena itu tidak real. Nia menyarankan agar mencari teman disekitar lingkungan saja seperti keluarga, bestie, itu adalah orang-orang yang nyata.
- Bersyukur
Poin paling penting ialah bersyukur. Nia mengajak kalian untuk tetap menghargai diri sendiri terlebih dahulu, kemudian orang lain.
“Bisa diberi umur panjang, bernapas, mendapatkan banyak prestasi, jadi kita harus tetap bersyukur,” tutup Nia.
(rco)




