Mengenal Komunitas Cap Telor, Berisikan Seniman Visual Muda di Kota Malang

Goplay dan Carevi, dua anggota Komunitas Cap Telor, ketika memamerkan karya seni visual instalasi di Pameran NovArt 2023. (foto : Muhammad Nashrullah Masrur/Blok-A)

Kota Malang, Blok-a.com – Terdengar unik memang, namun komunitas Cap Telor memang benar-benar ada. Komunitas ini berisikan 7 orang seniman visual muda di Kota Malang.

Komunitas yang berisikan seniman visual ini juga punya studio yang terletak di Jalan Musi, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Komunitas ini resmi berdiri pada tahun 2022 tepatnya bulan Februari.

Salah satu pendiri dari komunitas seni visual ini adalah Hilmi, beserta 4 temannya yang lain. Mereka tengah mengikuti pameran kesenian di Kota Surabaya. Lelaki gondrong yang juga dipanggil Goplay ini menyebut, kala itu Cap Telur dibuat dari celetukannya soal membuat komunitas kolektif.

“Jadi waktu itu aku sama temanku ke Surabaya kan terus nyeletuk, ayo bikin kolektif visual mapping,” beber lelaki asli Malang ini.

Kemudian, ide tersebut disambut baik. Selang tiga hari kemudian, Goplay bersama keempat temannya kemudian bertemu kembali di salah satu Kedai Kopi di Kota Malang, Cap Panorama. Di sana, mereka juga melihat seorang pedagang telur asin.

“Nah, akhirnya kita ambil cap-nya dan kita lihat sebelahnya ada orang jualan telur asin,” paparnya sambil tertawa.

Nama tersebut memiliki arti soal kelembutan. Dimana, sebetulnya cap telur merepresentasikan para anggota komunitas yang cadas dan keras, namun sebenarnya mereka sangat lembut di dalam hati.

Komunitas ini awalnya bergerilya dalam karya visual mapping. Yakni, sebuah karya visual yang melakukan pemetaan video dengan teknik yang menggunakan pencahayaan dan proyeksi sehingga dapat menciptakan ilusi optis pada objek – objek. Biasanya, karya-karya tersebut digunakan ketika perform konser dan hiburan panggung.

Pameran pertama komunitas Cap Telor adalah di Universitas Brawijaya, pada 2022 silam. Kala itu mereka memamerkan seni instalasi yang dipadukan dengan ilusi visual mapping.

“Waktu itu di Kalang Exhibition di UB, kita pameran seni instalasi memadukan dengan visual mapping,” beber dia.

Kemudian, Cap Telor aktif melakukan berbagai pameran dan pengkaryaan seni visual lain, seperti fotografi dan videografi. Mereka juga turut terlibat dalam pameran NovArt Universitas Negeri Malang 2023 silam.

Ke depan, Goplay dan tujuh temannya lain ingin melakukan pameran di Yogyakarta. Kini mereka tengah melakukan riset serta mempersiapkan diri melakukan submisi karya.

“Kita coba ini submisi, kalau lolos Januari 2024 kita pameran di Yogyakarta,” pungkas Goplay. (mg2/bob)

Exit mobile version