Blok-a.com – Urine, meskipun sering dianggap sepele, sebenarnya bisa menjadi petunjuk untuk mengetahui kondisi kesehatan tubuh.
Dokter Tirta, seorang dokter yang aktif berbagi informasi kesehatan melalui platform media sosial, memberikan penjelasan penting mengenai warna, bau, dan kondisi urine yang dapat mencerminkan kondisi kesehatan tubuh.
Menurut Dokter Tirta, urine yang berwarna bening menandakan bahwa tubuh cukup terhidrasi. Ini adalah tanda positif bahwa tubuh tidak kekurangan cairan, yang penting untuk menjaga fungsi tubuh berjalan optimal.
“Pipis bening itu artinya kondisi tubuh kalian rehidrasinya cukup kalian tidak kekurangan cairan,” ujar Dokter Tirta dalam video di TikTok pribadinya @tirtacipeng.
Lebih lanjut, Dokter Tirta menjelaskan bahwa warna kuning pada urine sebenarnya adalah kondisi normal, tetapi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.
Jika urine berwarna kuning muda, ini adalah indikasi bahwa tubuh kita terhidrasi dengan baik, namun jika warna kuningnya pekat, bisa jadi tubuh sedang mengalami dehidrasi ringan hingga sedang.
Kemudian jika urine berwarna kuning kecoklatan atau bahkan oranye, hal ini bisa disebabkan oleh konsumsi vitamin C yang berlebihan atau tanda bahwa tubuh kekurangan cairan.
“Kedua, pipis yang berwarna kuning itu normal saja kalau kuningnya itu tidak pekat banget. Kalau sudah kuning orange artinya kalian antara kebanyakan tangan vitamin C atau bisa jadi kekurangan cairan atau dehidrasi yang sedang dan berat,” lanjutnya
Dalam kondisi dehidrasi yang lebih serius, seperti yang terjadi pada atlet yang berlari dalam jarak jauh (ultra), urine bisa berubah menjadi lebih gelap atau bahkan kemerahan.
Hal ini disebabkan oleh peradangan pada kandung kemih dan ginjal, yang bisa menyebabkan sel darah merah ikut terbawa dalam urine.
“Bahkan di kondisi tertentu kalau dehidrasinya sangat berat terutama orang-orang yang contoh berlari ultra dan dia lupa minum itu kencingnya sampai berwarna agak kemerahan karena terjadi peradangan pada kandung kemih dan ginjal. Jadi sel darah merahnya ada yang keikut tapi nggak nyeri,” jelas Dokter Tirta.
Selain warna, bau urine juga bisa memberikan petunjuk penting mengenai kondisi tubuh. Dokter Tirta menjelaskan bahwa jika urine memiliki bau yang manis atau seperti buah, ini bisa menjadi tanda adanya masalah terkait ginjal, diabetes, atau keton.
“Bau kencing juga menentukan kalian normal apa enggak. Contoh kalau ada suatu masalah baunya kayak buah itu berarti ada penyakit yang berhubungan tentang ginjal, diabetes, ketone,” ungkapnya
Sedangkan bau amis pada urine dapat menandakan adanya infeksi. Infeksi semacam ini perlu segera diatasi untuk mencegah komplikasi yang lebih serius.
“Kalau baunya amis berarti ada infeksi, jadi kencing kalian itu menentukan kalian itu sehat atau tidak,” pungkasnya. (hen)









