Blok-a.com – Selama ini, banyak orang menganggap bahwa kulit sensitif adalah tipe kulit, padahal sebenarnya ini adalah kondisi kulit yang terjadi dalam situasi tertentu atau sementara.
Hal tersebut dijelaskan oleh dokter Kamila Jaidi melalui salah satu video unggahan di TikTok pribadinya @kamilajaidi. Menurut dokter Kamila, kondisi kulit sensitif bisa diatasi untuk kembali menjadi kulit normal.
“Kulit sensitif itu bukan tipe kulit tapi keadaan kulit. Tetapi apakah bisa dok kembali ke sehat lagi atau tidak sensitif lagi? Tentu bisa dong,” ujar dokter Kamila.
Dalam video unggahannya, dokter Kamila menjelaskan bahwa kulit sensitif merupakan kondisi kulit dengan kadar hidrasi atau kadar air yang rendah.
Biasanya, kulit sensitif memiliki lapisan pelindung yang kurang optimal, sehingga mudah teriritasi oleh berbagai faktor, seperti cuaca atau produk perawatan kulit yang tidak sesuai. Kondisi ini sering ditandai dengan rasa gatal, kemerahan, perih, atau sensasi terbakar pada kulit.
Masalah ini bisa diatasi dengan beberapa cara, salah satunya adalah dengan menghentikan penggunaan produk eksfoliasi yang mengandung AHA, BHA, atau retinol. Hal ini dikarenakan produk eksfoliasi membuat lapisan pelindung kulit semakin tipis sehingga memperburuk kondisi kulit sensitif.
“Kulit sensitif itu adalah kondisi kulit dalam kadar hidrasi atau kadar air yang buruk. Nah, kadar air yang buruk itu sangat amat bisa diperbaiki caranya yang pertama stop semua kandungan eksfoliasi, AHA BHA, maupun retinol,” jelas dokter Kamila.
Alih-alih menggunakan bahan eksfoliasi, dokter Kamila menyarankan untuk fokus pada kelembapan kulit, yakni dengan menggunakan moisturizer dengan kandungan squalane dan ceramide. Gunakan moisturizer ini dua kali sehari, pagi dan malam, agar kulit tetap terhidrasi dengan optimal.
“Yang kedua, gunakan moisturizer dengan tipe emollient sehari dua kali, dengan kandungannya squalane dan ceramide,” kata dokter Kamila.
Cara selanjutnya untuk mengatasi kulit sensitif adalah dengan cuci wajah memakai facial wash yang gentle dan tidak mengandung bahan keras. Kemudian pilihlah sunscreen yang bebas alkohol dan parfum untuk menghindari iritasi.
“Yang ketiga, gunakan facial wash yang gentle. Yang keempat, gunakan sunscreen yang non-alkohol dan non-parfum,” sambungnya.
“Jadi, kulit yang sensitif itu tidak selamanya. Kalau sudah nggak sensitif, baru eksfoliasi lagi,” pungkasnya. (hen)




