Post-Holiday Blues: Usai Libur Panjang Justru Malas Beraktivitas, Begini Cara Mengatasinya

karyawan melakukan aktivitas di pusat perkantoran, kawasan scbd, jakarta, senin (8/6/2020).
Ilustrasi/Karyawan melakukan aktivitas di pusat perkantoran, kawasan SCBD, Jakarta. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/hp.)

Blok-a.com — Masa liburan panjang Lebaran 2026 hampir saja usai. Setelah puas bersilaturahmi dan berkunjung ke berbagai destinasi wisata, sebagian dari kita mungkin merasa berat untuk kembali ke rutinitas kantor atau kampus.

Jika Anda merasa cemas, mudah lelah, atau sulit berkonsentrasi saat melihat tumpukan pekerjaan, hati-hati. Bisa jadi Anda sedang mengalami fenomena post-holiday blues.

Apa Itu Post-Holiday Blues?

Mengutip data dari Direktorat Kesehatan Kelautan dan Penyiaran (Keslan) Kemenkes RI. Post-holiday blues adalah kondisi mental jangka pendek yang muncul setelah seseorang menikmati momen yang sangat menyenangkan.

Saat liburan, otak kita dibanjiri hormon dopamin (hormon bahagia). Begitu liburan berakhir dan kita kembali ke rutinitas yang monoton, level hormon tersebut menurun drastis, sehingga memicu rasa sedih atau “hampa”.

Fenomena ini sering kali ditandai dengan munculnya sejumlah gejala, seperti:

  • Rasa lelah yang berlebihan meski sudah tidur.
  • Sulit konsentrasi saat mulai bekerja kembali.
  • Perubahan nafsu makan atau pola tidur (insomnia).
  • Perasaan sedih atau cemas yang tidak jelas alasannya.

Jika merasakan gejala-gejala demikian, bisa jadi Anda memang sedang mengalami post-holiday blues.

Tips Mengatasi Post-Holiday Blues

Namun, tak perlu khawatir, agar produktivitas tetap terjaga dan semangat beraktivitas kembali membara, berikut beberapa tips yang bisa Anda terapkan:

Atur Waktu Istirahat Ekstra

Jangan langsung memforsir diri begitu pulang liburan. Berikan jeda satu hari di rumah sebelum benar-benar kembali ke rutinitas kantor. Tidur yang cukup sangat krusial untuk mengembalikan kebugaran fisik dan mental.

Lakukan Olahraga Ringan

Aktivitas fisik seperti jalan santai atau stretching dapat memicu pelepasan endorfin yang membantu memperbaiki suasana hati yang sempat turun atau kurang bergairah.

Menentukan Target Kecil

Hindari langsung mengerjakan proyek besar yang menguras otak. Mulailah dari tugas-tugas kecil yang mudah diselesaikan, agar rasa percaya diri dan ritme kerja Anda kembali secara perlahan.

Tetap Terhubung dengan Rekan Kerja

Berbagi cerita menarik saat liburan dengan rekan kerja bisa menjadi cara transisi yang baik. Ini membuat suasana kantor terasa lebih menyenangkan dan tidak kaku.

Terapkan Afirmasi Positif

Ingatkan diri sendiri bahwa rutinitas adalah bagian dari keseimbangan hidup. Fokuslah pada hal-hal baik yang bisa Anda capai di tempat kerja hari ini.

Merasakan post-holiday blues adalah hal yang wajar. Namun dengan penanganan yang tepat, Anda bisa segera kembali produktif usai liburan panjang. (ova)

Exit mobile version