Bahasa Walikan Arek Ngalam: Asal-usul dan Contoh Penggunaan

Dok. Halomalang.com
Dok. Halomalang.com

Malang, Blok-a.com – Bahasa Walikan merupakan salah satu hal unik yang dikenal di Malang, Jawa Timur, dan sering digunakan oleh para arek Ngalam atau anak-anak muda asli Malang. 

Istilah walikan sendiri berasal dari kata bahasa Jawa walik, yang berarti membalik. Dalam bahasa ini, setiap kata yang diucapkan mengalami proses pembalikan huruf, sehingga menghasilkan kosakata baru yang sulit dipahami oleh orang luar. 

Bahasa Walikan mulai dikenal sejak masa penjajahan Belanda dan Jepang. Para pemuda di Malang kala itu menggunakan bahasa ini sebagai bentuk kode untuk menyamarkan pesan mereka dari pihak penjajah. Hal ini memudahkan mereka untuk berkomunikasi tanpa harus khawatir diketahui. Dengan berjalannya waktu, Bahasa Walikan ini tidak hanya menjadi alat komunikasi yang rahasia, tetapi juga berkembang menjadi ciri khas budaya Malang.

Bahasa Walikan tidak memiliki aturan yang baku atau kamus resmi, namun beberapa pola umumnya tetap digunakan, antara lain:

  • Pembalikan huruf dari depan ke belakang. Contoh: Ngalam (Malang), Nakam (Makan).
  • Pembalikan hanya pada suku kata pertama atau kuncian saja untuk beberapa kata yang sulit, yang penting intinya tetap sama.
  • Kreasi kosakata baru, seiring berkembangnya waktu dan kebudayaan lokal Malang yang terus berubah.

Tidak semua kata dalam Bahasa Indonesia dapat diterjemahkan ke Bahasa Walikan, terutama kata-kata yang lebih panjang dan kompleks. Meski demikian, bahasa ini cukup fleksibel dan adaptif, dengan tambahan kata-kata yang masih bisa diubah agar tetap memiliki nuansa khas Malang.

Meskipun Bahasa Walikan awalnya hanya dipakai oleh warga Malang, seiring berkembangnya media sosial dan teknologi, bahasa ini mulai dikenal oleh masyarakat di luar Malang. Banyak netizen yang tertarik dengan fenomena ini, terutama karena keunikannya. Selain itu, Bahasa Walikan juga menjadi sarana untuk membangun kebanggaan lokal serta mempererat persaudaraan antar warga Malang.

Contoh Kosakata dalam Bahasa Walikan:

  • Ngalam – Malang
  • Nakam  – Makan
  • Ayas – Saya
  • Umak – Kamu
  • Oskab – Bakso
  • Sam – Mas

Bahasa Walikan adalah bagian dari identitas budaya yang melekat pada Arek Ngalam dan merupakan wujud ekspresi bahasa yang dinamis. Penggunaan Bahasa Walikan menjadi tanda bahwa bahasa bukan hanya alat komunikasi, tetapi juga cerminan dari jati diri dan kebanggaan atas warisan lokal.

Penulis: Nastiti Mutiara Lutfiah (Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura).

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com