Kota Mojokerto, blok-a.com – Suasana Kota Mojokerto pada Minggu (24/8/2025) pagi dipenuhi keceriaan ribuan pelajar yang mengikuti Lomba Gerak Jalan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Sebanyak 2.669 peserta dari berbagai sekolah dan organisasi pemuda memadati rute dari Lapangan Raden Wijaya, Surodinawan, hingga finis di Alun-Alun Wiraraja.
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari atau Ning Ita, menyebut kegiatan ini bukan sekadar ajang memeriahkan hari kemerdekaan. Menurutnya, gerak jalan juga menjadi sarana membangun karakter, menanamkan semangat juang, sekaligus mengkampanyekan pola hidup sehat.
“Gerak jalan ini adalah wujud nyata rasa syukur kita atas kemerdekaan selama 80 tahun. Lebih dari itu, ini menjadi kampanye hidup sehat. Juara bukanlah tujuan utama, tapi semangat, sportivitas, dan kegembiraanlah yang paling penting,” tegas Ning Ita.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para kepala sekolah, guru, dan Karang Taruna yang telah menggerakkan siswa serta pemuda untuk turut berpartisipasi.
“Generasi muda adalah pewaris semangat Majapahit di abad 21. Saya bangga karena mereka menunjukkan antusiasme tinggi untuk mengisi kemerdekaan dengan prestasi dan semangat kebersamaan,” tambahnya.
Peserta tampil kompak sekaligus kreatif dengan kostum unik. Ada yang mengenakan busana bernuansa Majapahit, pakaian pejuang, seragam bak tentara, hingga kostum samurai ala Jepang.
Tak hanya itu, Tari Kabektyan dari SMP Negeri 5 Mojokerto, penampilan Wicesa Marching Band SMAN 3, serta atraksi barongsai menambah kemeriahan.
Adapun peserta terbagi dalam 157 regu, terdiri atas 56 regu SD putri, 27 regu SD putra, 22 regu SMP putri, 20 regu SMP putra, 15 regu SMA/SMK putri, 13 regu SMA/SMK putra, serta 4 regu dari Karang Taruna.
Dengan semangat “Spirit of Majapahit”, Ning Ita berharap generasi muda Mojokerto terus menjadi motor penggerak pembangunan dan lahir sebagai generasi emas yang membawa kejayaan baru dari Bumi Majapahit.(sya)




