Banyuwangi Ethno Carnival 2025 Angkat Tradisi Ritual Masyarakat Using

Dok. Peserta BEC 2024
Dok. Peserta BEC 2024

Banyuwangi, blok-a.com – Banyuwangi Ethno Carnival (BEC), ajang tahunan yang menjadi kebanggaan masyarakat Bumi Blambangan, akan kembali digelar pada 12 Juli 2025. Tahun ini, BEC mengusung tema “Nglukat: Tradition Ritual of Usingnese”, yang mengangkat filosofi serta tahapan penting dalam kehidupan masyarakat Using.

Tema Nglukat mencerminkan berbagai ritual khas masyarakat Using, seperti Selapan (upacara bayi berusia 35 hari), Mudun Lemah (ritual ibu hamil menjelang kelahiran), Sunatan (ritual khitan anak laki-laki), Mitoni (upacara ibu hamil 7 bulan), Lamaran dan Pengantin (prosesi pernikahan), hingga Semoyo Buyut (ritual memohon keselamatan dan berkah).

Kepala Bidang Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi, Ainur Rofiq, menyampaikan bahwa BEC kembali masuk dalam kalender Karisma Event Nusantara (KEN) yang disusun Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI.

“Pengakuan ini menegaskan posisi BEC sebagai event budaya berskala nasional yang tak hanya menampilkan kekayaan lokal, tapi juga menarik wisatawan dari berbagai daerah,” kata Rofiq, Senin (7/7/2025).

Menurutnya, BEC 2025 menargetkan 100 peserta yang akan diseleksi melalui audisi terbuka. Setiap peserta terpilih akan menerima subsidi pembuatan kostum sebesar Rp1.500.000 sebagai bentuk dukungan dari panitia.

“Kami berharap peserta bisa merancang kostum secara kreatif, sehingga pertunjukan tahun ini semakin memukau,” imbuhnya.

Audisi tahap pertama digelar Selasa (6/5/2025) di Kantor Kecamatan Srono, kemudian berlanjut ke Kecamatan Bangorejo pada 7 Mei, Kecamatan Genteng pada 8 Mei, dan ditutup pada 14 Mei 2025 di Kantor Disbudpar Banyuwangi.

Dalam proses audisi, peserta dinilai berdasarkan kriteria tertentu seperti penampilan menarik, tinggi badan minimal 165 cm untuk pria dan 160 cm untuk wanita, serta kemampuan dasar menari dan modeling. Penilaian meliputi catwalk, tari dasar, fashion dance, serta ekspresi.

Karnaval budaya ini nantinya akan berlangsung sepanjang rute 2,5 kilometer, dimulai dari Alun-Alun Blambangan hingga berakhir di depan Kantor Bupati Banyuwangi.

Sementara itu, gelaran pendukung bertajuk BEC Event Fashion yang menampilkan nuansa budaya dan visual, akan berlangsung pada 11–13 Juli 2025 di kawasan Taman Blambangan.

“BEC tahun ini kami harapkan bisa semakin memperkuat identitas budaya Using, sekaligus menjadi atraksi wisata yang membanggakan di kancah nasional dan internasional,” pungkas Rofiq.(kur/lio)

Exit mobile version