Blitar, blok-a.com – Selama libur panjang Imlek dan Isra Miraj yang berlangsung dari 21 hingga 31 Januari 2025, Daop 7 Madiun mencatat penjualan tiket yang signifikan. Sebanyak 72.027 tiket terjual untuk seluruh kereta api jarak jauh yang melintas di wilayah tersebut.
Dari total tersebut, khusus untuk kereta api yang berangkat dari Daop 7 Madiun, disiapkan 22.716 tempat duduk. Hal ini diungkapkan Manager Humas Daop 7 Madiun, Kuswardojo.
“Tercatat, penjualan tiket untuk kereta seperti Singasari, Brantas, Bangunkarta, dan Kahuripan mencapai 34.170 tiket. Saat ini masih tersedia 207 tiket untuk keberangkatan selama periode libur ini,” kata Kuswardojo, Kamis (30/01/2025).
Stasiun Madiun menjadi yang terpadat dengan jumlah penumpang naik yakni mencapai 27.199 dan turun sebanyak 27.769.
Stasiun lain juga mencatat angka signifikan, seperti stasiun Kediri dengan 9.623 penumpang naik dan 9.498 turun. Sementara Stasiun Blitar melaporkan 6.343 penumpang naik dan 7.325 turun.
Sedangkan Stasiun Tulungagung dan Jombang juga tidak kalah ramai, masing-masing mencatat 5.826 dan 5.876 penumpang naik. Stasiun Kertosono, Nganjuk, Ngawi, dan Magetan juga melaporkan angka yang signifikan, meskipun lebih rendah dibandingkan stasiun-stasiun besar.
“Lonjakan penumpang ini bukan hanya mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap perjalanan kereta api, tetapi juga menunjukkan pentingnya transportasi umum dalam mendukung mobilitas saat momen-momen liburan,” tandas Kuswardojo.
Peningkatan ini diharapkan dapat terus berlanjut, terutama dengan adanya berbagai program promosi oleh PT Kereta Api Indonesia.
“Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada penumpang, termasuk dalam momen-momen liburan,” pungkasnya. (jar/lio)




